Terdesak Ekonomi dan Beli Sabu, Pemuda Lubuklinggau Curi Pintu Toilet Ponpes

oleh -15 Dilihat
oleh
Terdesak Ekonomi dan Beli Sabu, Pemuda Lubuklinggau Curi Pintu Toilet Ponpes

SILTV.COM – Aksi pencurian yang dilakukan seorang pemuda di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, menjadi perhatian publik setelah rekamannya viral di media sosial. Pelaku diketahui nekat mengambil pintu toilet milik sebuah pondok pesantren.

Pemuda berinisial AR (19), warga Kelurahan Ponorogo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, akhirnya berhasil diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Lubuklinggau. Dalam aksinya, AR diduga tidak beraksi sendirian, melainkan bersama rekannya berinisial AD yang saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Pintu Toilet Ponpes Hilang, Aksi Pelaku Terekam CCTV

Kasus tersebut bermula ketika pihak Pesantren Darussalam yang berada di Jalan Nangka Kacung, Kota Lubuklinggau, menemukan salah satu pintu toilet di area belakang pesantren sudah tidak berada di tempatnya.

Saat dilakukan pengecekan, pengurus pesantren menyadari bahwa pintu toilet nomor dua dari arah kiri telah hilang. Atas kejadian tersebut, pihak pesantren kemudian membuat laporan kepada pihak kepolisian.

Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP M. Kurniawan Azwar menjelaskan, pihak pesantren mengetahui adanya kehilangan setelah melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas toilet.

“Ketika diperiksa, pintu toilet nomor dua dari kiri sudah tidak ada lagi,” ujar AKP Kurniawan.

Untuk mencari tahu pelaku, pihak pesantren kemudian memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV yang mengarah ke lokasi kejadian.

Dari rekaman tersebut terlihat dua orang pria mendatangi lokasi dan membawa kabur pintu toilet melalui jalur selokan yang berada di belakang pesantren.

Dalam rekaman itu, kedua pelaku terlihat menggunakan pakaian berbeda, yakni satu mengenakan hoodie berwarna abu-abu dan satu lainnya memakai kaus hitam.

Aksi tersebut kemudian menyebar luas setelah video pencurian beredar dan menjadi perbincangan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.