1. Tidak Mudah Menyerah
Anak yang gigih biasanya tidak langsung berhenti ketika menghadapi kegagalan. Mereka berusaha mencari cara lain, mencoba kembali, serta menjadikan kesalahan sebagai pengalaman.
Sikap seperti ini sangat penting karena kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan rencana. Anak yang sejak kecil terbiasa menghadapi tantangan akan memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan kemampuan memecahkan masalah dan bertahan dalam situasi sulit.
Salah satu contoh yang dikisahkan Bisnow adalah Jonathan Neman. Ia mengaku telah mencoba berbagai usaha sejak remaja, tetapi tidak semuanya berhasil. Meski demikian, ia terus mencoba hingga akhirnya bersama dua rekannya membangun Sweetgreen, perusahaan restoran salad yang berkembang menjadi bisnis besar.
Kisah tersebut menunjukkan bahwa kegagalan tidak selalu menjadi akhir. Bagi sebagian orang, kegagalan justru menjadi proses untuk menemukan cara yang lebih baik.
2. Rasa Ingin Tahunya Tinggi
Anak yang sering bertanya, senang mencoba sesuatu yang baru, dan tertarik memahami bagaimana sesuatu bekerja terkadang dianggap terlalu banyak ingin tahu.
Padahal, rasa penasaran dapat menjadi modal penting dalam proses belajar.
Menurut Bisnow, banyak orang yang mampu menciptakan jalannya sendiri dalam kehidupan memiliki rasa ingin tahu yang kuat. Mereka tidak hanya menerima keadaan, tetapi berusaha mencari tahu mengapa sesuatu terjadi dan bagaimana cara membuatnya menjadi lebih baik.
Karena itu, orang tua sebaiknya tidak selalu mematikan rasa penasaran anak. Selama dilakukan dengan aman dan diberikan batasan yang wajar, kesempatan untuk mengeksplorasi lingkungan dapat membantu anak mengembangkan kreativitas serta kemampuan berpikir kritis.





