3. Gunakan Air Perasan Lemon atau Jeruk Nipis
Jika alpukat sudah dipotong, oleskan sedikit air perasan lemon atau jeruk nipis pada permukaan daging buah.
Kandungan vitamin C dan asam sitrat di dalamnya membantu memperlambat proses oksidasi sehingga warna alpukat tetap cerah lebih lama.
4. Pertahankan Biji Alpukat
Apabila hanya menggunakan setengah bagian alpukat, simpan bagian yang masih memiliki biji.
Biji memang tidak menghentikan proses oksidasi sepenuhnya, tetapi dapat melindungi sebagian permukaan daging buah agar tidak cepat berubah warna.
5. Bungkus dengan Plastic Wrap
Setelah diberi air jeruk, tutup permukaan alpukat menggunakan plastic wrap hingga menempel rapat.
Cara ini membantu mengurangi kontak dengan oksigen yang menjadi penyebab utama perubahan warna pada alpukat.
6. Gunakan Wadah Kedap Udara
Simpan alpukat yang telah dibungkus ke dalam wadah kedap udara sebelum dimasukkan ke kulkas.
Selain menjaga kesegaran, wadah tertutup juga mencegah alpukat menyerap aroma dari makanan lain.
7. Oleskan Sedikit Minyak
Alternatif lain adalah mengoleskan sedikit minyak zaitun atau minyak kelapa pada permukaan alpukat.
Lapisan minyak akan membentuk pelindung yang menghambat kontak langsung antara daging buah dan udara.






