SILTV.COM – Kemampuan membaca tidak hanya berkaitan dengan memahami isi bacaan, tetapi juga mencakup kemampuan menemukan informasi, membedakan fakta dan opini, menghubungkan gagasan, serta menilai ketepatan informasi dalam sebuah teks.
Keterampilan tersebut menjadi bagian penting dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) Bahasa Indonesia untuk jenjang SMA/MA/SMK. Berdasarkan informasi yang disampaikan Pusat Asesmen Pendidikan melalui laman TKA, kemampuan membaca menjadi salah satu fokus utama karena keterampilan tersebut menjadi fondasi untuk memperoleh pengetahuan, melanjutkan pembelajaran, dan menghadapi perkembangan dunia kerja serta teknologi.
Untuk membantu peserta didik berlatih, berikut disajikan 30 soal simulasi TKA Bahasa Indonesia Model F. Soal terdiri atas berbagai bentuk, mulai dari pilihan ganda, benar-salah, hingga menentukan kesesuaian informasi berdasarkan teks.
Sebaiknya kerjakan seluruh soal terlebih dahulu tanpa melihat kunci jawaban. Setelah selesai, cocokkan jawaban dan gunakan hasilnya sebagai bahan evaluasi.
1. Kata Serapan
Bacalah teks berikut!
Kebun Botani Nusantara merupakan salah satu pusat konservasi tumbuhan terbesar di Asia Tenggara. Di dalamnya terdapat berbagai koleksi spesies langka yang didatangkan dari berbagai negara. Fasilitas penelitian menggunakan mikroskop digital, laboratorium modern, serta ruang observasi untuk publik. Pengelola juga menyediakan greenhouse untuk menjaga kestabilan suhu tanaman tropis. Selain penelitian, kebun tersebut menjadi tempat edukasi dan rekreasi masyarakat.
Kata serapan yang terdapat dalam teks tersebut adalah ….
A. konservasi, mikroskop, greenhouse, edukasi
B. spesies, laboratorium, tumbuhan, rekreasi
C. konservasi, mikroskop, stabilitas, riset
D. spesies, greenhouse, edukasi, masyarakat
E. mikroskop, observasi, koleksi, luas
Jawaban: C
2. Gagasan Utama Editorial
Bacalah kutipan berikut!
Banjir besar yang melanda Bali pada 10 September 2025 menjadi peringatan bahwa bencana tidak hanya berkaitan dengan curah hujan. Persoalan tata ruang, kebijakan publik, serta mitigasi bencana juga menjadi perhatian. Data BPBD Bali mencatat korban jiwa, warga mengungsi, bangunan rusak, serta kerusakan berbagai infrastruktur.
Objek utama yang dibahas dalam editorial tersebut adalah ….
A. Kerusakan bangunan akibat banjir
B. Jumlah korban dan kerugian akibat banjir
C. Respons masyarakat terhadap peringatan dini
D. Tata ruang dan kebijakan publik terkait mitigasi bencana
E. Data statistik bencana sebagai satu-satunya alat evaluasi
Jawaban: D
3. Kesesuaian Informasi
Bacalah teks tentang seni tari tradisional Yogyakarta berikut!
Tari tradisional Yogyakarta berasal dari lingkungan keraton maupun masyarakat. Tari Bedhaya Semang, Srimpi, dan Golek Ayun-ayun berasal dari lingkungan keraton. Sementara itu, Jathilan, Beksan Wireng, dan Tari Angguk berkembang di masyarakat.
Data tahun 2024 menunjukkan terdapat lebih dari 40 sanggar tari aktif. Pemerintah daerah juga menyelenggarakan sedikitnya 12 kegiatan pelatihan dan lima festival tari setiap tahun. Beberapa sekolah telah memasukkan tari tradisional dalam pembelajaran muatan lokal. Namun, jumlah peserta pelatihan dari kalangan remaja mengalami penurunan, terutama di wilayah perkotaan.
Tentukan Sesuai atau Tidak Sesuai.
- Bedhaya Semang, Srimpi, dan Jathilan berasal dari keraton. Jawaban: Tidak Sesuai
- Pemerintah daerah menyelenggarakan lebih dari sepuluh pelatihan tari setiap tahun. Jawaban: Sesuai
- Beksan Wireng dan Tari Angguk berkembang dalam masyarakat. Jawaban: Sesuai
- Pelestarian tari tidak menghadapi tantangan karena banyak sanggar. Jawaban: Tidak Sesuai
- Sejumlah sekolah memasukkan tari tradisional dalam pembelajaran muatan lokal. Jawaban: Sesuai




