Hadapi Ancaman Karhutla, Polres Lubuk Linggau Bekali Personel 5 Mesin Pemadam

oleh -72 Dilihat
Polres Lubuk Linggau Siapkan 5 Mesin Semprot untuk Tangani Titik Api

SILTV.COM – Mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau, Polres Lubuk Linggau, Polda Sumatera Selatan, memperkuat kesiapan personel dan sarana pemadaman.

Sebanyak lima unit mesin semprot pemadam bertenaga mesin dua tak disiapkan untuk mendukung penanganan kebakaran, khususnya apabila titik api muncul di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pemadam berukuran besar.

Kesiapan peralatan tersebut ditindaklanjuti dengan pelatihan teknis kepada personel Polres Lubuk Linggau pada Senin siang, 7 September 2026. Pelatihan dilakukan agar anggota memahami penggunaan alat secara tepat, sekaligus mengetahui cara melakukan perawatan dan langkah keselamatan ketika bertugas di lokasi kebakaran.

Kegiatan tersebut dikonfirmasi Kapolres Lubuk Linggau AKBP Catur Erwin Setiawan melalui Kabag Ops Polres Lubuk Linggau Kompol Robi Sugara. Dalam kegiatan itu turut hadir Kabag Logistik, Kasatsamapta, serta para Kapolsek jajaran.

Kompol Robi Sugara menjelaskan, lima mesin semprot tersebut diposisikan sebagai sarana pemadaman awal. Peralatan itu dapat digunakan untuk menangani titik api sebelum api berkembang dan menyebar ke area yang lebih luas.

Menurutnya, karakteristik sejumlah wilayah di Lubuk Linggau menjadi salah satu pertimbangan dalam menyiapkan peralatan tersebut. Beberapa kawasan memiliki medan berupa semak, perbukitan, hingga akses jalan yang sempit sehingga tidak semuanya dapat dimasuki kendaraan pemadam berukuran besar maupun unit Air Water Cannon (AWC).

“Alat semprot bertenaga mesin dua tak ini memiliki keunggulan utama berupa ukuran ringan, mudah dibawa, dan mampu menjangkau lokasi-lokasi terpencil maupun sempit yang sulit dijangkau mobil pemadam konvensional,” ujar Kompol Robi Sugara.

Ia menambahkan, penggunaan alat tersebut diharapkan mampu mempercepat langkah petugas ketika menemukan titik api. Penanganan pada tahap awal dinilai sangat penting untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar.

Dalam pelatihan tersebut, personel tidak hanya diperkenalkan dengan cara menyalakan dan mengoperasikan mesin. Mereka juga mendapatkan pembekalan mengenai pemeriksaan kondisi peralatan sebelum digunakan, persiapan bahan bakar dan campurannya, teknik penyemprotan, serta cara menjaga tekanan dan jangkauan air agar tetap optimal.

Selain kemampuan teknis, anggota juga diberikan pemahaman mengenai prosedur keselamatan kerja saat melakukan pemadaman. Pengetahuan tentang batas kemampuan mesin serta perawatan berkala turut ditekankan agar seluruh peralatan selalu berada dalam kondisi siap digunakan.

Penyediaan mesin semprot ini menjadi bagian dari strategi Polres Lubuk Linggau dalam membangun pola penanganan karhutla secara berlapis. Kendaraan pemadam berukuran besar dapat difokuskan pada titik kebakaran yang berada di area terbuka atau mudah diakses, sedangkan mesin semprot portabel dapat digunakan untuk menjangkau lokasi yang lebih sempit dan sulit dilalui kendaraan.

Dengan dukungan peralatan tersebut, personel diharapkan dapat bergerak lebih cepat ketika menerima informasi mengenai munculnya titik api. Respons cepat menjadi salah satu faktor penting untuk mengendalikan kebakaran sebelum merambat ke wilayah yang lebih luas.

Kapolres Lubuk Linggau menekankan bahwa kesiapan sarana harus berjalan beriringan dengan kemampuan personel di lapangan. Peralatan yang tersedia harus diimbangi dengan anggota yang memahami prosedur pengoperasian, pemeliharaan, serta aspek keselamatan selama menjalankan tugas.

Polres Lubuk Linggau juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan dalam mencegah terjadinya karhutla. Kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran perlu ditingkatkan, terutama selama kondisi cuaca kering dan musim kemarau.

Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, serta masyarakat diharapkan dapat memperkecil risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Upaya pencegahan dan penanganan sedini mungkin menjadi langkah penting untuk melindungi lingkungan sekaligus mengurangi dampak terhadap aktivitas dan kesehatan masyarakat.

Dengan disiapkannya lima mesin semprot pemadam serta peningkatan kemampuan personel, Polres Lubuk Linggau menyatakan kesiapan menghadapi potensi karhutla dan berupaya memastikan setiap kemunculan titik api dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi bencana yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.