Heboh! 28 Kepala Sekolah Banyuasin Diamankan dalam OTT di Palembang

oleh -29 Dilihat
oleh
Polda Sumsel OTT Kegiatan Bimtek, 28 Kepala Sekolah Banyuasin Diamankan

SILTV.COM – Subdit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap sejumlah kepala sekolah dan aparatur sipil negara (ASN) Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin.

Operasi tersebut berlangsung di salah satu hotel di Kota Palembang, Kamis (17/9/2026) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para kepala sekolah dan sejumlah ASN Dinas Pendidikan Banyuasin saat itu tengah mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek), rapat, serta seminar yang digelar di hotel tersebut.

Tim Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumsel kemudian mendatangi lokasi kegiatan. Sejumlah orang yang berada di dalam ruangan kegiatan selanjutnya diamankan dan dibawa ke Mapolda Sumsel untuk menjalani pemeriksaan.

Belakangan diketahui, sebanyak 28 kepala sekolah asal Kabupaten Banyuasin turut diamankan dalam operasi tersebut.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel Kombes Pol Donny Satriya Sembiring membenarkan adanya OTT tersebut.

“Iya benar ada,” ujar Donny saat dikonfirmasi, Jumat (18/9/2026).

Setelah diamankan, para pihak yang terjaring OTT menjalani pemeriksaan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Sumsel. Pemeriksaan dilakukan secara intensif hingga Kamis malam.

Meski demikian, hingga Jumat (18/9/2026), kepolisian belum membeberkan secara rinci perkara yang menjadi dasar pelaksanaan OTT tersebut.

Termasuk barang bukti yang diamankan, dugaan tindak pidana yang sedang didalami, serta status hukum masing-masing pihak yang diperiksa belum disampaikan secara resmi.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya sebelumnya juga membenarkan informasi mengenai OTT tersebut.

Menurut Nandang, informasi tersebut telah dikonfirmasi langsung kepada Dirreskrimsus Polda Sumsel.

“Informasi dari Dirreskrimsus benar adanya OTT itu. Pukul 15.00 WIB sore ini akan diekspos. Nanti ya info lengkapnya akan kita ketahui bersama,” kata Nandang, Jumat (18/9/2026).

Polda Sumsel pun menjadwalkan ekspose perkara pada Jumat sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Dalam ekspose tersebut, kepolisian dijadwalkan menyampaikan informasi lebih lengkap mengenai rangkaian OTT, termasuk kronologi kejadian, dugaan perkara yang sedang ditangani, barang bukti yang diamankan, serta perkembangan status hukum pihak-pihak yang diperiksa.

Hingga informasi ini ditulis, 28 kepala sekolah tersebut masih dalam proses pemeriksaan penyidik.

Publik masih menunggu penjelasan resmi Polda Sumsel mengenai dugaan pelanggaran hukum yang menjadi dasar operasi tangkap tangan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.