Jangan Bingung! Ini Cara Cek Desil dan Status Bansos Secara Online

oleh -49 Dilihat
oleh
Cara Mengetahui Desil dan Status Penerima Bansos Kemensos 2026

SILTV.COM – Masyarakat kini dapat mengecek informasi mengenai desil kesejahteraan dan status kepesertaan bantuan sosial (bansos) secara online menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP.

Pengecekan tersebut penting dilakukan, terutama bagi masyarakat yang ingin mengetahui apakah dirinya masih masuk dalam kelompok penerima bantuan pemerintah.

Istilah desil berkaitan dengan pengelompokan masyarakat berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi. Data tersebut menjadi salah satu acuan dalam menentukan sasaran program perlindungan sosial.

Apa Itu Desil?

Desil merupakan pembagian masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan. Kelompok tersebut dimulai dari Desil 1 yang menggambarkan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga Desil 10 yang berada pada kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi.

Secara umum, kelompok tersebut terbagi menjadi:

  • Desil 1-4: kelompok dengan tingkat kesejahteraan rendah dan menjadi prioritas utama untuk sejumlah program bansos.
  • Desil 5: kelompok masyarakat yang berada pada kategori rentan dan dapat menjadi sasaran program tertentu sesuai ketentuan.
  • Desil 6-10: kelompok dengan tingkat kesejahteraan relatif lebih tinggi sehingga tidak menjadi sasaran utama bansos reguler.

Perubahan kondisi sosial ekonomi rumah tangga dapat menyebabkan posisi desil ikut berubah. Karena itu, status penerima bantuan tidak selalu bersifat tetap.

Desil Menentukan Sasaran Bansos

Data kesejahteraan digunakan pemerintah untuk membantu menentukan sasaran berbagai program bantuan sosial.

Sejumlah program yang berkaitan dengan kelompok desil antara lain Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau Program Sembako yang diprioritaskan bagi kelompok kesejahteraan tertentu.

Sementara itu, penerima PBI-JK dan beberapa program asistensi sosial juga dapat mencakup kelompok tertentu sesuai persyaratan dan hasil asesmen.

Dengan demikian, masyarakat tidak cukup hanya mengetahui angka desil. Status kepesertaan setiap program juga perlu dilihat karena kriteria penerima dapat berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.