Karhutla di Banyuasin, Polisi dan Masyarakat Bersama Padamkan Api di Lahan Warga

oleh -30 Dilihat
oleh
Api Karhutla di Banyuasin Berhasil Dipadamkan Polisi Bersama Masyarakat

SILTV.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Kali ini, titik api ditemukan di lahan milik warga Desa Gebing Abang, Kecamatan Rantau Bayur.

Upaya penanganan dilakukan secara bersama-sama oleh aparat kepolisian dan masyarakat melalui Masyarakat Peduli Api (MPA). Pemadaman berlangsung pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Rantau Bayur Iptu Febri Muryanto bersama anggota MPA Desa Gebing Abang turun langsung ke lokasi setelah mengetahui adanya kebakaran.

Petugas dan masyarakat kemudian berupaya menghentikan penyebaran api agar tidak merambat ke lahan maupun area lain di sekitarnya.

Dalam proses pemadaman, petugas menggunakan peralatan sederhana, termasuk alat penyemprot manual. Meski dengan perlengkapan terbatas, kerja sama antara polisi dan masyarakat membuat api berhasil dikendalikan hingga akhirnya padam.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas bersama anggota MPA tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka melakukan penyisiran dan pengecekan di sekitar lahan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api yang dapat menyebabkan kebakaran susulan.

Polisi Ajak Warga Waspadai Karhutla

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam penanganan karhutla di wilayah tersebut.

Menurutnya, keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran, khususnya ketika keberadaan titik api dapat diketahui sejak awal.

“Penanganan karhutla membutuhkan kepedulian dan kesiapsiagaan bersama. Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada setelah api berhasil dipadamkan, karena bara yang masih tersisa dapat berpotensi menimbulkan api kembali,” kata Risnan kepada wartawan, Kamis (17/9/2026).

Selain melakukan pemadaman, personel Polsek Rantau Bayur juga memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai langkah yang perlu dilakukan apabila menemukan titik api.

Warga diminta segera melaporkan kejadian kebakaran kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat sebelum api semakin meluas.

“Warga diminta segera melapor kepada petugas apabila menemukan kebakaran serta tidak melakukan pembakaran lahan yang dapat memicu karhutla,” ungkapnya.

MPA Jadi Mitra Pencegahan Karhutla

Risnan juga menilai keberadaan Masyarakat Peduli Api (MPA) memiliki peran penting dalam membantu aparat melakukan pemantauan dan pencegahan karhutla di wilayah Banyuasin.

Menurutnya, kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat diperlukan untuk menghadapi potensi kebakaran, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar.

“Dengan MPA kita juga terbantu, kita juga berdoa agar karhutla di Sumsel khususnya Banyuasin segera berakhir dengan hujan turun, agar semua aktivitas bisa berjalan seperti biasanya,” tutupnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan secara sembarangan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap munculnya titik api.

Penanganan sejak dini diharapkan dapat mencegah kebakaran meluas dan mengurangi dampak karhutla terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.