Kisah Humanis Polisi Lubuk Linggau, Ngidam Ibu Hamil Naik Mobil Patroli Terwujud

oleh -58 Dilihat
Tak Disangka, Ngidam Naik Mobil Patroli Ibu Hamil Ini Diwujudkan Polisi

SILTV.COM – Ada kisah sederhana namun penuh makna dalam kegiatan patroli Satlantas Polres Lubuk Linggau. Saat menjalankan patroli di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau, Senin malam (7/9/2026), personel kepolisian bertemu dengan seorang warga yang tengah hamil.

Pertemuan tersebut kemudian menghasilkan momen unik. Warga itu menyampaikan keinginannya untuk merasakan langsung menaiki mobil patroli polisi lalu lintas.

Keinginan sederhana tersebut ternyata mendapat respons positif dari personel Satlantas Polres Lubuk Linggau. Di bawah pimpinan Kasat Lantas AKP Desi Azhari, anggota dengan penuh perhatian berusaha mewujudkan keinginan warga tersebut.

Tanpa mengurangi tugas patroli yang sedang dijalankan, personel memberikan kesempatan kepada warga tersebut untuk menaiki mobil patroli Satlantas. Ia pun tidak sendirian, melainkan ditemani anak dan sejumlah personel kepolisian.

Suasana pun berlangsung hangat. Tidak ada kesan kaku antara polisi dan masyarakat. Momen tersebut justru menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi dan kedekatan secara langsung.

Kegiatan itu dibenarkan Kapolres Lubuk Linggau AKBP Catur Erwin Setiawan melalui Kasat Lantas AKP Desi Azhari saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2026).

AKP Desi mengatakan, momen tersebut terjadi ketika personel sedang melaksanakan patroli rutin di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau.

Saat bertemu dengan warga yang tengah hamil tersebut, anggota mendengar keinginannya untuk mencoba menaiki mobil patroli polisi lalu lintas. Permintaan itu kemudian langsung direspons oleh personel.

Menurut AKP Desi, apa yang dilakukan anggotanya merupakan bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Selama permintaan tersebut positif dan tidak mengganggu pelaksanaan tugas, tentu kami dengan senang hati dapat membantu,” ujar AKP Desi.

Ia menuturkan, interaksi sederhana seperti itu memiliki arti penting dalam membangun hubungan antara polisi dan masyarakat.

Satlantas, kata dia, tidak hanya bertugas melakukan pengaturan lalu lintas, penindakan terhadap pelanggaran, maupun menjaga keamanan di jalan raya. Polisi juga harus mampu memberikan pelayanan yang mengedepankan sikap ramah, empati dan kepedulian.

Melalui pendekatan humanis tersebut, masyarakat diharapkan tidak melihat polisi hanya sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang siap memberikan bantuan ketika dibutuhkan.

AKP Desi menambahkan, kehadiran polisi di tengah masyarakat dapat diwujudkan melalui berbagai cara, termasuk melalui interaksi sederhana yang mampu memberikan pengalaman positif.

“Dan aksi sederhana Satlantas Polres Lubuk Linggau mendapat respons positif dari warga. Momen ini merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang dapat dilakukan dengan cara sederhana, penuh empati dan menyentuh sisi kemanusiaan,” tuturnya.

Sementara itu, warga yang mendapatkan kesempatan menaiki mobil patroli tersebut mengaku bahagia. Keinginan yang sebelumnya hanya disampaikan secara spontan akhirnya dapat diwujudkan berkat respons personel Satlantas.

Ia mengaku tidak menyangka permintaannya mendapat perhatian dari polisi.

“Alhamdulillah, saya senang sekali. Awalnya cuma ngidam ingin naik mobil patroli polisi, ternyata benar-benar dibantu dan diwujudkan oleh bapak-bapak polisi. Terima kasih banyak kepada Satlantas Polres Lubuk Linggau,” ungkapnya.

Bagi warga tersebut, pengalaman itu menjadi kenangan tersendiri. Ia juga mengapresiasi keramahan personel yang memberikan kesempatan tersebut dengan suasana penuh kekeluargaan.

“Saya tidak menyangka permintaan saya bisa ditanggapi seperti ini. Terima kasih sudah membuat saya senang. Semoga polisi selalu diberikan kesehatan dan semakin dekat dengan masyarakat,” ujarnya.

Momen tersebut menjadi gambaran bahwa pelayanan kepolisian tidak selalu harus dilakukan dalam situasi formal. Sikap sederhana, ramah dan penuh empati juga dapat menjadi jembatan untuk memperkuat kepercayaan serta kedekatan antara Polri dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.