SILTV.COM – Meski Hyundai telah menghadirkan Creta versi facelift dengan sejumlah pembaruan dan fitur yang lebih canggih, Hyundai Creta Prime 2022 ternyata masih menjadi pilihan yang memuaskan bagi banyak pemiliknya.
Salah satunya adalah Febriyara, seorang pekerja kreatif asal Tangerang Selatan yang mengaku hingga kini masih nyaman menggunakan SUV kompak tersebut sebagai kendaraan harian. Menurutnya, Hyundai Creta Prime generasi pertama memiliki kombinasi yang sulit diabaikan, mulai dari fitur modern, kenyamanan berkendara, hingga efisiensi bahan bakar yang tetap kompetitif.
Saat pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2022, Hyundai Creta Prime langsung menarik perhatian pasar. Di segmen SUV dengan harga sekitar Rp400 jutaan, mobil ini hadir dengan berbagai teknologi yang saat itu tergolong unggul dibanding sejumlah kompetitor.
Fitur Modern Jadi Daya Tarik Utama
Febri mengungkapkan bahwa salah satu alasan memilih Hyundai Creta Prime adalah kelengkapan fitur yang ditawarkan. Mobil ini sudah dibekali berbagai teknologi pendukung yang membuat pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman dan praktis.
Selain itu, desain eksterior yang modern dan interior yang ergonomis juga menjadi nilai tambah. Tata letak tombol yang mudah dijangkau serta kualitas material kabin membuat Creta Prime tetap terasa premium meski telah berusia empat tahun.
Nyaman Digunakan untuk Harian dan Perjalanan Jauh
Dari sisi kenyamanan, Hyundai Creta Prime dinilai masih mampu memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan. Bahkan setelah mengganti ban bawaan dengan ban all terrain (AT), karakter suspensinya tetap terasa empuk dan stabil.
Hal tersebut membuat Creta nyaman digunakan, baik untuk aktivitas harian di perkotaan maupun perjalanan luar kota bersama keluarga.
“Kenyamanannya masih terasa sampai sekarang. Meski pakai ban AT, suspensinya tetap enak,” ungkap Febri.
Konsumsi BBM Tergolong Irit
Keunggulan lain yang masih dipertahankan Hyundai Creta Prime adalah efisiensi bahan bakarnya. Berdasarkan pengalaman penggunaan, konsumsi BBM di jalan tol atau perjalanan luar kota bisa mencapai sekitar 18 hingga 24 kilometer per liter.
Sementara itu, untuk penggunaan di dalam kota dengan kondisi lalu lintas padat, konsumsi bahan bakarnya berada di kisaran 10 kilometer per liter. Angka tersebut dinilai cukup baik untuk sebuah SUV bermesin bensin di kelasnya.





