SILTV.COM – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan yang diembannya. Keputusan tersebut diambil setelah ia meminta izin kepada Presiden Prabowo Subianto untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri.
Melalui unggahan di akun Facebook pribadinya, Nanik menjelaskan bahwa kondisinya mengharuskan dirinya fokus menjalani perawatan. Ia menyebut keberangkatannya ke luar negeri bertujuan memperoleh second opinion dari tim medis yang direkomendasikan oleh rekannya.
Nanik menegaskan, keputusannya berobat ke luar negeri bukan karena meragukan kemampuan tenaga medis di Indonesia. Menurutnya, langkah tersebut murni untuk mendapatkan pertimbangan medis tambahan demi proses penyembuhan yang lebih optimal.
Dalam pernyataannya, Nanik juga menyampaikan permohonan maaf kepada Presiden Prabowo Subianto karena tidak dapat melanjutkan tugas sebagai Kepala BGN. Presiden disebut telah memahami kondisi kesehatannya dan menyetujui pengunduran diri tersebut.
Meski tidak lagi menjabat sebagai Kepala BGN, Nanik mengungkapkan dirinya tetap diminta berkontribusi dalam mengawal program Badan Gizi Nasional. Bahkan, Presiden dikabarkan berencana membentuk Dewan Pengawas BGN, dan Nanik dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Pengawas.
Menurut Nanik, dirinya akan tetap memberikan masukan dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai program strategis, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
Ia juga menepis anggapan bahwa MBG memiliki kepentingan politik. Menurutnya, program tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia agar tumbuh sehat dan menjadi generasi unggul di masa depan. Selain itu, pelaksanaan MBG juga dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat karena melibatkan petani, peternak, pelaku UMKM, hingga pedagang lokal dalam rantai pasok pangan.
Sebelum mengundurkan diri, Nanik mengaku telah menyiapkan sejumlah langkah pembenahan di lingkungan BGN, termasuk pembentukan tim evaluasi guna memperkuat tata kelola serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.
Di akhir pernyataannya, Nanik menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Meski tidak lagi berada di posisi Kepala BGN, ia berharap tetap dapat memberikan kontribusi bagi keberhasilan berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.







