Pendaftaran PA PK TNI Gelombang II 2026 Resmi Dibuka hingga 20 Oktober

oleh -24 Dilihat
Kesempatan Lulusan Psikologi Bergabung TNI, Pendaftaran Dibuka September-Oktober 2026

SILTV.COM – Pusat Psikologi TNI kembali membuka kesempatan bagi lulusan psikologi untuk bergabung sebagai Perwira Prajurit Karier (PA PK) TNI. Penerimaan PA PK Gelombang II Tahun 2026 resmi dibuka dan dapat diikuti oleh peserta pria maupun wanita yang memenuhi persyaratan.

Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi Pusat Psikologi TNI, @puspsi_tni, yang mengumumkan bahwa proses penerimaan psikologi TNI Gelombang II 2026 telah dimulai.

Pendaftaran dibuka mulai 16 September hingga 20 Oktober 2026. Peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring melalui laman resmi rekrutmen TNI di rekrutmen-tni.mil.id.

Selain pendaftaran online, calon peserta juga dapat mengikuti proses pendaftaran melalui lokasi yang telah ditentukan, seperti Kodam/Ajendam, Kodaeral/Lanal, serta Lanud.

Lulusan Psikologi yang Dicari

Dalam penerimaan PA PK Gelombang II 2026, TNI membuka kesempatan bagi lulusan D4/S1 Psikologi, S1 Profesi Psikolog, serta Magister Profesi Psikolog (S2) sesuai kebutuhan yang tercantum dalam pengumuman resmi.

Peserta yang dinyatakan memenuhi seluruh tahapan seleksi dan berhasil lolos nantinya akan mengikuti pendidikan pertama. Setelah dilantik sebagai perwira, peserta memperoleh pangkat Letnan Dua (Letda).

Pendaftaran tersedia melalui sejumlah lokasi yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Persyaratan Umum

Berikut sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta PA PK TNI Gelombang II 2026:

  1. Warga Negara Indonesia, baik pria maupun wanita, serta bukan anggota TNI, Polri, maupun PNS.
  2. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  3. Memiliki kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.
  4. Sehat jasmani dan rohani serta dinyatakan bebas dari narkoba.
  5. Memiliki tinggi badan minimal 163 cm untuk pria dan 157 cm untuk wanita, dengan berat badan proporsional.
  6. Telah menyelesaikan pendidikan dan memiliki ijazah D4, S1, S1 profesi atau S2 pada program studi yang sesuai kebutuhan TNI.
  7. Batas usia maksimal 28 tahun untuk lulusan D4/S1, maksimal 30 tahun untuk S1 profesi/S2, serta maksimal 35 tahun bagi dokter spesialis pada saat pembukaan pendidikan pertama.
  8. Akreditasi perguruan tinggi dan program studi minimal berstatus B atau baik sekali pada saat peserta lulus.
  9. Untuk program studi dengan akreditasi A atau unggul, IPK minimal 2,80.
  10. Untuk program studi dengan akreditasi B atau baik sekali, IPK minimal 3,00.
  11. Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama mengikuti pendidikan pertama. Ketentuan tersebut dikecualikan bagi jurusan kedokteran umum dan dokter spesialis. Peserta wanita juga harus bersedia tidak hamil selama pendidikan pertama.
  12. Peserta dari bidang kedokteran umum, kedokteran gigi, kedokteran hewan, maupun dokter spesialis wajib memenuhi ketentuan ijazah profesi, sertifikat akreditasi, serta persyaratan kompetensi sesuai bidangnya.
  13. Menyerahkan fotokopi sertifikat akreditasi perguruan tinggi dan program studi yang diterbitkan BAN-PT atau lembaga akreditasi yang berwenang.
  14. Bersedia ditempatkan dan ditugaskan di seluruh wilayah NKRI.
  15. Peserta yang sudah bekerja wajib memperoleh izin dari instansi asal dan bersedia diberhentikan dengan hormat apabila dinyatakan lulus seleksi serta mengikuti pendidikan pertama.
  16. Melampirkan surat keterangan bebas narkoba dan surat keterangan sehat dari rumah sakit pemerintah.
  17. Lulusan perguruan tinggi luar negeri wajib memperoleh pengesahan dari kementerian yang berwenang serta melampirkan transkrip akademik yang telah dikonversi ke sistem penilaian dalam negeri.
  18. Tidak memiliki catatan kriminalitas yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Polri.
  19. Tidak memiliki tato maupun bekas tato dan tidak bertindik atau memiliki bekas tindik pada telinga maupun anggota tubuh lainnya, kecuali karena ketentuan agama atau adat yang dibuktikan dengan surat keterangan dari tokoh agama atau adat.
  20. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 tahun, terhitung sejak peserta dilantik sebagai perwira.

Cara Mendaftar

Calon peserta yang memenuhi persyaratan dapat melakukan pendaftaran melalui laman resmi rekrutmen TNI di rekrutmen-tni.mil.id.

Peserta juga perlu memperhatikan lokasi pendaftaran yang telah ditentukan oleh TNI. Proses selanjutnya meliputi tahapan seleksi sesuai ketentuan penerimaan PA PK TNI.

Mengingat pendaftaran hanya dibuka sampai 20 Oktober 2026, calon peserta disarankan menyiapkan dokumen persyaratan sejak awal dan memastikan seluruh data yang dimasukkan sesuai dengan dokumen resmi.

Informasi mengenai jadwal, lokasi, persyaratan lengkap, serta tahapan seleksi sebaiknya selalu mengacu pada pengumuman resmi TNI agar calon peserta memperoleh informasi yang terbaru dan sesuai ketentuan.

Link pendaftaran:

https://rekrutmen-tni.mil.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.