SILTV.COM – Persiapan gelaran perdana FIFA ASEAN Cup 2026 kian memanas. Kompetisi sepak bola internasional di bawah naungan resmi FIFA ini siap menyajikan persaingan ketat di divisi utama (Premier Division), di mana Indonesia ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara untuk seluruh laga grup papan atas tersebut.
Berdasarkan pengundian grup (drawing) yang diumumkan pada Rabu (29/7/2026), delapan negara peserta kasta tertinggi terbagi ke dalam dua kelompok persaingan. Indonesia selaku tuan rumah berada di Grup A bersama dua rival regional, Malaysia dan Singapura, serta satu tim undangan dari Asia Selatan, India.
Sementara itu, Grup B diisi oleh dua kekuatan utama Asia Tenggara, Thailand dan Vietnam, yang akan saling sikut bersama Filipina dan Pakistan.
Peta Persaingan Fase Grup: Derby Serumpun hingga Plot Skuad Kedua India
Hadirnya Timnas Indonesia di Grup A dipastikan memantik perhatian publik. Duel sengit kontra Malaysia selalu menyajikan nostalgia rivalitas panas, sementara Singapura berpotensi menjadi batu sandungan berkat pengalaman panjang mereka di kancah regional.
Di sisi lain, kehadiran India menghadirkan dinamika tersendiri. Meski sempat diisukan bakal mengundurkan diri akibat jadwal bentrok dengan laga persahabatan melawan Timnas Brasil, Federasi Sepak Bola India (AIFF) pada 6 Agustus 2026 mengonfirmasi tetap berpartisipasi.
Guna menyiasati jadwal ganda tersebut, AIFF membagi kekuatan menjadi dua tim terpisah satu skuad difokuskan untuk laga kontra Brasil, sedangkan satu tim lainnya dikirim ke Indonesia untuk berlaga di FIFA ASEAN Cup. Kondisi ini membuat peta kekuatan India menjadi kejutan yang patut diwaspadai oleh Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Komposisi Grup Premier Division:
- Grup A: Indonesia (Tuan Rumah), Malaysia, Singapura, India
- Grup B: Thailand, Vietnam, Filipina, Pakistan
Pada Grup B, pertarungan antara Thailand dan Vietnam diprediksi menjadi laga krusial dalam perebutan tiket puncak. Sementara itu, keterlibatan Pakistan merupakan pengganti dari China yang memilih mundur dari turnamen demi memfokuskan agenda uji coba kontra Korea Utara serta Palestina menyongsong ajang Asian Cup.
Beda Format dengan Piala AFF: Tanpa Semifinal dan Masuk Kalender Resmi FIFA
Meskipun melibatkan negara-negara Asia Tenggara, FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan entitas kejuaraan yang berbeda dari ASEAN Championship (Piala AFF). Keunggulan utama dari turnamen anyar ini terletak pada statusnya yang masuk dalam kalender resmi pertandingan internasional FIFA (FIFA Matchday).
Status ini memberi ruang bagi tim nasional, termasuk Indonesia, untuk memanggil para pemain yang merumput di klub-klub luar negeri (abroad) secara resmi tanpa kendala izin pelepasan pemain.
Format kompetisinya pun dibuat lebih singkat namun krusial. Tidak ada fase semifinal dalam sistem Premier Division.
- Masing-masing tim hanya akan bertanding tiga kali di babak grup.
- Juara dari Grup A dan B akan langsung mengunci tempat di Partai Final untuk memperebutkan trofi juara.
- Runner-up dari setiap grup akan saling berhadapan untuk memperebutkan Peringkat Ketiga.
Struktur Divisi Tambahan: Challenge Division di Hong Kong
Selain kasta utama, edisi perdana kejuaraan ini juga menghadirkan kasta kedua (Challenge Division) yang diikuti oleh enam negara dan dipusatkan di Hong Kong sebagai tuan rumah:
- Challenge Division Grup A: Hong Kong, Myanmar, Brunei Darussalam
- Challenge Division Grup B: Kamboja, Laos, Timor Leste
Secara keseluruhan, gelaran yang direncanakan berlangsung mulai September hingga awal Oktober 2026 ini melibatkan total 14 negara peserta dari berbagai kawasan.
Misi Bersejarah Skuad Garuda di Kandang Sendiri
Bagi Timnas Indonesia, status tuan rumah penyelenggara babak Premier Division merupakan peluang emas untuk mengukir sejarah sebagai juara edisi pertama FIFA ASEAN Cup. Dukungan penuh dari para pendukung di stadion serta kebebasan memanggil komposisi pemain terbaik menjadi modal utama Skuad Garuda untuk mengamankan posisi puncak Grup A dan melangkah mulus ke laga pamungkas.






