Ribuan Warga Gaza Gelar Shalat Jenazah dan Pemakaman Massal bagi 112 Korban Reruntuhan

oleh -42 Dilihat
oleh
Ribuan Warga Gaza Gelar Shalat Jenazah dan Pemakaman Massal bagi 112 Korban Reruntuhan

SILTV.COM – Lautan manusia memadati area terbuka di Gaza City pada Selasa (4/8/2026) untuk menyalatkan dan mengantarkan 112 jenazah ke peristirahatan terakhir. Ratusan korban tewas tersebut merupakan warga sipil yang menjadi korban gempuran udara Israel di area pemukiman pada penghujung tahun 2023.

Seluruh korban merupakan bagian dari klan besar Abu Sharia dan Hassayna. Jasad mereka baru bisa diangkat setelah tim evakuasi melakukan pencarian intensif selama dua pekan di bawah puing-puing bangunan kawasan Sabra, Gaza City. Tempat tinggal mereka hancur lebur dihantam serangan udara pada 22 November 2023 lalu.

Rincian dari jasad yang dievakuasi menunjukkan kenyataan memilukan: 44 di antaranya merupakan anak-anak, 38 perempuan, serta 7 penyandang disabilitas. Sebelum diserahkan kepada kerabat untuk dimakamkan, seluruh jenazah dibariskan secara rapi dan dibalut kain berselubung bendera Palestina. Prosesi ini menjadi salah satu ritual pemakaman terbesar yang pernah berlangsung di Gaza sejak konflik berskala besar pecah.

Kedukaan yang Tertunda dan Kesaksian Keluarga

Panjangnya proses evakuasi membuat pengurusan jenazah para korban sempat tertunda hingga bertahun-tahun di lokasi kejadian. Ali Abu Sharia, salah satu anggota keluarga korban, menyampaikan kepedihan mendalam yang dirasakannya saat menghadiri pemakaman tersebut.

“Ini adalah perasaan yang wajar hadir sebuah rasa sedih yang membekas, duka mendalam, dan kehilangan yang amat nyata,” tutur Ali Abu Sharia.

Ia menambahkan bahwa ditemukannya jasad para kerabat memberikan sedikit ketenangan di tengah duka yang belum usai. “Setelah kami berhasil menemukan dan menguburkan mereka secara layak, setidaknya ada sedikit rasa lega di hati, walau rasa sakit akibat kehilangan ini tetap kami rasakan,” ujarnya.

Eskalasi Konflik dan Angka Korban Jiwa

Gempuran pada November 2023 tersebut terjadi enam pekan setelah aksi penyerangan yang dipimpin kelompok Hamas ke wilayah Israel selatan pada 7 Oktober, yang menyebabkan 1.200 orang tewas serta 251 lainnya disandera.

Berdasarkan laporan resmi dari Kementerian Kesehatan Gaza, akumulasi korban tewas di seluruh kawasan Gaza sejak awal konflik meluas kini telah menembus angka sedikitnya 73.377 jiwa.

Catatan: Angka korban dan kronologi dalam artikel ini mengikuti informasi yang diberikan dalam materi awal. Data korban konflik Gaza dapat berubah seiring proses identifikasi dan pembaruan dari otoritas terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.