Warga Gempar, Pria 43 Tahun Ditemukan Meninggal di Pinggir Jalan Lintas Prabumulih-Muara Enim

oleh -27 Dilihat
oleh
Sagino, Pedagang Asal Muara Enim, Ditemukan Meninggal Usai Tinggalkan Rumah Sehari Sebelumnya

SILTV.COM – Warga di sekitar Jalan Lintas Prabumulih-Muara Enim, tepatnya di kawasan depan Kantor Imigrasi dan GOR Muara Enim, dikejutkan dengan penemuan seorang pria paruh baya yang meninggal dunia pada Selasa (22/9/2026) pagi.

Pria tersebut diketahui bernama Sagino (43), warga Pasar I, Kecamatan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Sehari-hari, korban bekerja sebagai pedagang.

Peristiwa itu diketahui sekitar pukul 08.00 WIB. Saat melintas di sekitar lokasi, seorang warga melihat sesuatu yang mencurigakan. Setelah didekati dan diperiksa, warga tersebut menemukan seorang pria dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Informasi mengenai penemuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. Sekitar pukul 09.00 WIB, personel Polres Muara Enim mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan serta pemeriksaan tempat kejadian perkara.

Petugas SPKT, Kaur Identifikasi, dan piket fungsi Polres Muara Enim kemudian melakukan proses evakuasi terhadap korban. Jenazah selanjutnya dibawa ke RSUD HM Rabain Muara Enim untuk menjalani pemeriksaan luar.

Kasi Humas Polres Muara Enim AKP RTM Situmorang membenarkan adanya penemuan tersebut.

“Benar, anggota sudah mendatangi lokasi setelah mendapat laporan adanya penemuan mayat laki-laki. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD HM Rabain Muara Enim untuk dilakukan pemeriksaan luar,” kata Situmorang, Selasa (22/9/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal oleh dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi kemudian menghubungi keluarga korban untuk proses penanganan selanjutnya.

Dari keterangan pihak keluarga, sebelum kejadian Sagino sempat meminta modal untuk keperluan berjualan. Uang tersebut disebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan cicilan koperasi.

Keluarga juga menerangkan bahwa Sagino meninggalkan rumah pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Setelah itu, korban tidak kembali ke rumah hingga akhirnya ditemukan meninggal dunia pada Selasa pagi.

“Untuk sementara, berdasarkan keterangan keluarga dan hasil pemeriksaan awal dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ujar Situmorang.

Setelah proses pemeriksaan selesai, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi terhadap jenazah.

“Keluarga menolak untuk diautopsi karena menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga korban juga sudah membuat surat pernyataan, setelah dari rumah sakit langsung dibawa ke rumah duka,” jelas Situmorang.

Jenazah Sagino kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan dan proses pemakaman selanjutnya.

Catatan: Jika Anda atau orang di sekitar Anda sedang mengalami tekanan berat, depresi, atau muncul pikiran untuk menyakiti diri, segera cari bantuan dari orang yang dipercaya atau tenaga profesional seperti psikolog, psikiater, maupun fasilitas kesehatan terdekat. Dalam kondisi darurat, segera hubungi layanan kegawatdaruratan setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.