Ayah Tiri di Lubuklinggau Ditangkap, Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur

oleh -59 Dilihat
oleh
Ayah Tiri di Lubuklinggau Ditangkap, Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur

Penyidik menyebut, pada salah satu peristiwa yang sedang didalami, tersangka diduga mengajak korban mengonsumsi narkotika jenis sabu sebelum melakukan tindakan yang melanggar hukum. Informasi tersebut saat ini masih menjadi bagian dari pendalaman penyidikan.

Selama ini, korban diketahui tinggal secara bergantian bersama ibu kandungnya, tersangka selaku ayah tiri, serta di rumah neneknya yang masih berada di wilayah Kota Lubuklinggau. Sementara itu, orang tua kandung korban telah berpisah sejak beberapa waktu lalu.

Untuk memastikan kondisi korban, pihak kepolisian telah melakukan koordinasi dengan tenaga medis dan pendamping psikologis. Korban saat ini masih menjalani pemeriksaan kesehatan serta mendapatkan pendampingan guna membantu proses pemulihan fisik dan mental.

“Penanganan terhadap korban menjadi prioritas. Kami memastikan korban mendapatkan pendampingan yang dibutuhkan selama proses hukum berlangsung,” kata Ipda Dio.

Sementara itu, tersangka telah ditahan di Mapolres Lubuklinggau guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut untuk kepentingan penyidikan.

Atas dugaan perbuatannya, AA dijerat dengan Pasal 81 ayat (2) juncto Pasal 76D Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan/atau Pasal 473 ayat (2) huruf b Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Polres Lubuklinggau menegaskan komitmennya dalam memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak serta mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya dugaan tindak kekerasan di lingkungan sekitar.

Kasus ini masih dalam tahap penyidikan. Kepolisian terus melengkapi alat bukti dan berkoordinasi dengan pihak terkait sebelum berkas perkara dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lubuklinggau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.