Polisi Benarkan Kejadian
Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Rendy Surya Aditama melalui Kapolsek Rawas Ulu Iptu Hari Suharto membenarkan adanya peristiwa serangan satwa liar tersebut.
Menurutnya, kedua korban telah berhasil dievakuasi dan segera mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan.
Ia menjelaskan bahwa Ibrahim mengalami luka robek pada tangan kanan disertai patah tulang akibat serangan mendadak dari beruang liar.
Warga Diminta Lebih Waspada
Menyusul kejadian tersebut, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat, khususnya para petani yang beraktivitas di kawasan perkebunan maupun dekat hutan, agar meningkatkan kewaspadaan.
Warga disarankan tidak pergi ke kebun seorang diri, membawa alat yang dapat digunakan untuk mempertahankan diri dalam kondisi darurat, serta segera melapor kepada aparat kepolisian maupun petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) apabila menemukan keberadaan beruang di sekitar permukiman atau lahan perkebunan.
Polisi dan BKSDA Lakukan Pemantauan
Hingga kini aparat kepolisian bersama masyarakat masih melakukan pemantauan di sekitar lokasi serangan. Koordinasi dengan BKSDA Sumatera Selatan juga terus dilakukan guna mengantisipasi munculnya kembali satwa liar tersebut sekaligus mencari langkah penanganan yang tepat agar kejadian serupa tidak terulang.
Masyarakat diimbau tetap tenang namun selalu berhati-hati saat beraktivitas di kawasan yang berbatasan langsung dengan hutan, mengingat habitat satwa liar dapat bersinggungan dengan area perkebunan.


