Kabar Duka dari Lubuklinggau, Pelajar SMK Ditemukan Meninggal di Kamar Kos

oleh -0 Dilihat
oleh
Sepupu Datang Cek Kondisi, Pelajar SMK di Lubuklinggau Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

SILTV.COM – Warga Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dikejutkan dengan kabar meninggalnya seorang pelajar SMK berinisial M Aditya Saputra (16). Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar kosnya di Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Sabtu (19/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Aditya diketahui merupakan pelajar kelas XI jurusan otomotif. Ia berasal dari Kelurahan Muara Kulam, Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), dan selama berada di Lubuklinggau tinggal di rumah kos.

Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Timur, Ipda Juari, mengatakan korban sebelumnya sempat mengabari keluarganya bahwa sedang mengalami sakit.

Karena khawatir dengan kondisi korban, sepupu korban kemudian datang dari Muara Kulam untuk memastikan keadaan Aditya.

“Sepupunya datang dari Muara Kulam untuk mengecek kondisi korban. Saat sampai di kos, pintu kamar korban dalam keadaan terkunci,” ujar Juari, Minggu (20/9/2026).

Melihat kamar korban terkunci, sepupu korban kemudian meminta bantuan warga sekitar. Pintu kamar akhirnya dibuka secara paksa.

Setelah pintu terbuka, korban ditemukan dalam keadaan tergeletak di dalam kamar. Saat diperiksa, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.

“Setelah melihat korban, sepupunya kemudian menghubungi pihak kepolisian sehingga kami bersama Tim Inafis Polres Lubuklinggau langsung mendatangi TKP untuk melakukan proses evakuasi,” jelas Juari.

Petugas kepolisian bersama Tim Inafis kemudian melakukan pemeriksaan di lokasi sebelum mengevakuasi jenazah korban.

Jenazah selanjutnya dibawa ke RS Siti Aisyah Lubuklinggau untuk menjalani pemeriksaan visum.

Berdasarkan keterangan awal, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang sebelumnya dideritanya. Juari menyebut korban memiliki riwayat penyakit maag dan sebelumnya juga pernah mengalami tipes.

“Korban disebut memiliki riwayat sakit maag dan sebelumnya juga sempat mengalami tipes,” ungkapnya.

Pihak kepolisian juga menyampaikan bahwa keluarga korban menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah.

Setelah seluruh proses selesai, jenazah Aditya kemudian dibawa pihak keluarga kembali ke Muara Kulam untuk dimakamkan.

Hingga kini, peristiwa tersebut ditangani sebagai kejadian meninggal dunia secara mendadak. Dugaan penyebab kematian berdasarkan riwayat penyakit korban, sementara kepastian medis merujuk pada hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap jenazah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.