Dono menambahkan, kemunculan ular di kawasan tersebut bukanlah yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, seorang penjaga warung di sekitar lokasi juga pernah melihat ular serupa dan sempat mengusirnya dari area tersebut.
Karena itu, pihak Damkar mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar kawasan Air Terjun Watervang. Pengunjung diminta untuk tidak mendekati semak-semak atau area yang minim penerangan, sementara pedagang diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar.
“Jika kembali menemukan ular atau hewan liar lainnya, masyarakat diharapkan tidak berusaha menangkapnya sendiri dan segera melaporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan aman,” imbaunya.
Kawasan Air Terjun Watervang sendiri menjadi salah satu lokasi wisata favorit masyarakat Kota Lubuklinggau. Dengan tingginya aktivitas pengunjung setiap harinya, kewaspadaan bersama dinilai sangat penting guna mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan akibat kemunculan satwa liar berbahaya di sekitar lokasi wisata.






