Sejarah Panjang Mesin ATM: Deretan Penemu di Balik Revolusi Perbankan Modern

oleh -1 Dilihat
oleh
Sejarah Panjang Mesin ATM: Deretan Penemu di Balik Revolusi Perbankan Modern

SILTV.COM – Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) telah menjadi sarana vital yang memungkinkan nasabah melakukan transaksi perbankan di seluruh penjuru dunia secara praktis. Namun, di balik kepraktisan yang dirasakan saat ini, ATM bukanlah hasil karya tunggal satu orang semata. Perkembangan teknologi perbankan otomatis ini terbentuk dari rangkaian inovasi, penemuan beruntun, serta kolaborasi lintas negara selama bertahun-tahun.

Konsep Awal: “Lubang di Dinding” Luther Simjian

Gagasan mengenai mesin perbankan otomatis pertama kali dicetuskan oleh Luther Simjian. Lahir di Turki pada 28 Januari 1905, Simjian mengenyam pendidikan di bidang kedokteran tetapi memiliki passion mendalam pada dunia fotografi. Sepanjang hidupnya, ia melahirkan berbagai penemuan inovatif, mulai dari kamera potret otomatis, penunjuk kecepatan pesawat, mesin pengukur perangko, hingga proyektor mikroskop.

Pada tahun 1934, Simjian pindah ke New York dan mendirikan perusahaan Reflectone. Lima tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1939, ia mengajukan 20 hak paten terkait rancangan “mesin di dalam dinding” yang dinamai Bankmatic. Mesin ini diuji coba secara langsung oleh Citicorp (City Bank of New York). Kendati demikian, setelah enam bulan masa percobaan, pihak bank menghentikan operasinya karena tingkat permintaan masyarakat saat itu masih sangat rendah.

Inovasi Cek Radioaktif dan Sistem PIN di Inggris

Memasuki dekade 1960-an, kebutuhan akan akses uang tunai di luar jam kerja bank semakin meningkat. Di Inggris, John Shepherd-Barron yang menjabat sebagai Managing Director di De La Rue Instruments merancang sistem mesin bernama De La Rue Automatic Cash System (DACS).

Mesin ATM DACS resmi dipasang di bank Barclays cabang Enfield, London Utara, pada 27 Juni 1967. Aktor komedi Reg Varney menjadi nasabah pertama yang bertransaksi menggunakan mesin tersebut. Karena kartu plastik belum ada saat itu, DACS menggunakan cek khusus yang dibubuhi jejak carbon-14 (bahan radioaktif ringan). Mesin mendeteksi tanda tersebut dan mencocokkannya dengan Personal Identification Number (PIN). Uniknya, PIN empat angka yang dikenal hingga kini diprakarsai oleh istri Shepherd-Barron, Caroline, yang menilai PIN enam angka terlalu sulit dihafal.

Shepherd-Barron memutuskan tidak mematenkan temuannya atas saran tim hukum bank guna menjaga kerahasiaan sistem pengkodean dari potensi kejahatan perbankan. Keberhasilan DACS memikat perhatian global setelah dipresentasikan dalam konferensi perbankan di Miami pada 1967, yang berujung pada pemesanan pertama enam unit ATM untuk First Pennsylvania Bank di Philadelphia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.