Terdesak Ekonomi dan Beli Sabu, Pemuda Lubuklinggau Curi Pintu Toilet Ponpes

oleh -20 Dilihat
oleh
Terdesak Ekonomi dan Beli Sabu, Pemuda Lubuklinggau Curi Pintu Toilet Ponpes

Tim Macan Linggau Bergerak Tangkap Pelaku

Mendapat laporan terkait kasus tersebut, Tim Macan Linggau langsung melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi serta mendalami rekaman CCTV.

Dari hasil penyelidikan, polisi mendapatkan informasi mengenai salah satu identitas pelaku yang diketahui berada tidak jauh dari lokasi pesantren.

Petugas kemudian mendatangi rumah AR dan menemukan pelaku sedang tertidur di dalam kamar. Tanpa perlawanan, AR langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Lubuklinggau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku Akui Curian untuk Beli Sabu

Dalam pemeriksaan, AR mengakui perbuatannya. Ia menyebut aksi pencurian tersebut dilakukan karena alasan ekonomi.

Namun, polisi juga menemukan fakta bahwa uang hasil penjualan barang curian tersebut digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu.

“Pelaku mengakui melakukan pencurian karena desakan ekonomi dan uang hasil penjualan digunakan untuk membeli sabu-sabu,” ungkap AKP Kurniawan.

Akibat aksi tersebut, pihak Pesantren Darussalam mengalami kerugian sekitar Rp800 ribu.

Polisi Kejar Pelaku Lain

Saat ini, Satreskrim Polres Lubuklinggau masih melakukan pengembangan kasus untuk menangkap AD yang diduga terlibat dalam pencurian tersebut.

Polisi juga terus melengkapi proses penyidikan guna mempertanggungjawabkan perbuatan para pelaku sesuai hukum yang berlaku.

Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi kriminal di lingkungan sekitar, serta menjadi peringatan bahwa setiap tindakan melawan hukum akan berhadapan dengan proses penegakan hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.