Tim SAR Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Kelingi Lubuklinggau, Berjarak 30 Meter dari Lokasi Awal

oleh -12 Dilihat
oleh
Tim SAR Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Kelingi Lubuklinggau, Berjarak 30 Meter dari Lokasi Awal

SILTV.COM – Seorang siswa SD berusia 12 tahun bernama Muhammad Rangga Junarta, warga Kelurahan Tapak Lebar, Kecamatan Lubuklinggau Barat II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Kelingi, Jumat (31/7/2026).

Korban ditemukan sekitar pukul 21.15 WIB oleh tim SAR gabungan bersama warga, sekitar 30 meter dari lokasi awal dilaporkan tenggelam. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kapolsek Lubuklinggau Barat, Iptu Joni Saibi, menjelaskan peristiwa bermula saat korban bersama tujuh rekannya mandi di aliran Sungai Kelingi yang berada di belakang Pengadilan Negeri Lubuklinggau.

Sebelum insiden terjadi, mereka sempat menyeberangi sungai untuk bermain pasir di seberang aliran. Saat hendak kembali, korban diduga berniat melompat dari tepian sungai yang cukup curam. Namun, ia diduga terpeleset hingga terjatuh ke sungai.

Korban sempat terlihat mengapung beberapa saat sebelum akhirnya tenggelam. Rekan-rekannya kemudian meminta bantuan warga yang selanjutnya diteruskan kepada petugas untuk melakukan pencarian.

Tim SAR gabungan bersama personel kepolisian, BPBD, serta warga melakukan penyisiran selama beberapa jam hingga akhirnya korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sekitar pukul 21.15 WIB.

Menurut Iptu Joni, lokasi tempat korban bermain memang memiliki tepian yang curam dan berbatu sehingga cukup berisiko, terutama bagi anak-anak yang mandi atau melompat ke sungai.

Warga sekitar juga mengaku sudah berulang kali mengingatkan anak-anak agar tidak mandi maupun bermain di lokasi tersebut karena arus sungai cukup deras dan kondisi tepian dinilai membahayakan. Namun, imbauan tersebut kerap tidak diindahkan.

Pihak keluarga menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan atas kejadian yang menimpa korban.

Polisi mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, khususnya saat bermain di sekitar sungai, guna mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.