Viral Video Ulat dalam Nasi MBG di Lubuklinggau, Ternyata Hanya Satu Ompreng

oleh -13 Dilihat
Baru Dibawa Pulang, Nasi MBG dari Posyandu Lubuk Tanjung Ditemukan Ada Ulat

SILTV.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, kembali menjadi sorotan setelah beredarnya video temuan ulat di dalam nasi menu MBG, Kamis (5/11/2026).

Video yang viral di media sosial (medsos) tersebut memperlihatkan seekor ulat berada di atas nasi yang diterima salah seorang warga dari Posyandu Lubuk Tanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Dalam rekaman video berdurasi singkat itu, seorang wanita memperlihatkan ulat yang ditemukan di dalam makanan tersebut. Ia pun mempertanyakan kualitas makanan yang dibagikan kepada masyarakat melalui program MBG.

“Benar-benar dapur MBG, masa masyarakat dikasih makan ulat. MBG di Posyandu Lubuk Tanjung ada ulatnya. Gimana mau makannya kalau begini. Asli ulat ini,” ungkap wanita dalam video tersebut.

Ketua Posyandu Lubuk Tanjung, Edut, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan warga terkait temuan ulat dalam menu MBG tersebut.

Ia menjelaskan, makanan itu sudah dibawa pulang oleh warga sebelum akhirnya ditemukan adanya ulat di dalam nasi.

Setelah mengetahui temuan tersebut, warga langsung menghubungi pihak posyandu untuk melaporkan kejadian itu. Pihak posyandu kemudian meminta agar makanan tersebut tidak dikonsumsi dan segera menggantinya dengan menu yang baru.

“Iya, tadi ada warga yang melapor, tapi sudah diganti. Yang menerima juga sudah diimbau jangan dimakan dan langsung diganti. Tahunya itu, pas menunya sudah dibawa pulang ke rumah,” jelas Edut.

BACA JUGA: Bonus Peparprov 2025 Belum Diterima, Wali Kota Lubuklinggau Sebut Ada Miskomunikasi

Edut menegaskan, berdasarkan laporan yang diterimanya, temuan ulat tersebut hanya terjadi pada satu ompreng makanan.

Ia juga meluruskan bahwa video yang beredar direkam oleh warga di lingkungan rumahnya setelah makanan dibawa pulang, bukan saat pembagian MBG berlangsung di posyandu.

“Yang menerima baru tahu ada ulat setelah sampai di rumah. Dia langsung menghubungi pihak posyandu melaporkan temuan tersebut dan langsung diganti. Yang buat video warga di rumahnya, bukan di posyandu,” tegasnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Lubuklinggau, Desi Puspasari, juga membenarkan adanya temuan tersebut.

Menurut Desi, pihaknya telah menerima konfirmasi dari kepala SPPG terkait laporan warga. Makanan yang ditemukan mengandung ulat tersebut juga telah diganti.

“Benar, tadi sudah dikonfirmasi sama kepala SPPG-nya dan sudah langsung diganti. Menurut mereka nasinya tidak sempat dimakan,” jelas Desi.

Terkait asal ulat tersebut, Desi menduga berasal dari beras yang digunakan untuk memasak nasi. Dugaan itu muncul karena kondisi ulat yang ditemukan sudah dalam keadaan mati.

“Sepertinya ulat itu dari berasnya, karena posisi ulatnya sudah mati,” pungkasnya.

Meski temuan tersebut dilaporkan hanya pada satu ompreng dan makanan langsung diganti, kejadian ini menjadi perhatian terhadap pentingnya menjaga kualitas bahan baku, kebersihan, serta proses pengolahan makanan dalam pelaksanaan program MBG, terlebih makanan tersebut diperuntukkan bagi penerima manfaat, termasuk balita.

BACA JUGA: Oknum Petugas SPPG di Lubuk Linggau Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Sejumlah Siswa SD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.