Tabrakan Dua Kereta Babaranjang di OKU Sumsel, 4 Kru Terluka dan Belasan Gerbong Terguling

oleh -33 Dilihat
oleh
Tabrakan Kereta Batu Bara di Stasiun Talang Baru OKU, Empat Kru Dilarikan untuk Perawatan. (Foto: Dok. Polres OKU)

SILTV.COM – Dua kereta api pengangkut batu bara rangkaian panjang (babaranjang) bertabrakan di emplasemen Stasiun Talang Baru, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kamis (15/10/2026) dini hari. Insiden tersebut mengakibatkan sejumlah lokomotif dan gerbong terguling serta anjlok dari rel. Empat awak kereta dilaporkan mengalami luka-luka.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di KM 272+5/7, jalur 1 emplasemen Stasiun Talang Baru, Desa Talang Baru, Kecamatan Peninjauan. Lokasi tersebut berada dalam wilayah operasional Divisi Regional IV Tanjungkarang.

Dua rangkaian kereta yang terlibat dalam kecelakaan itu adalah KA 4045 dan KA 4136. Berdasarkan informasi awal, tabrakan bermula ketika KA 4045 memasuki jalur 1 yang saat itu sedang ditempati KA 4136 dalam kondisi berhenti.

Benturan keras tidak dapat dihindari hingga menyebabkan kerusakan parah pada kedua rangkaian kereta.

Dampak kecelakaan tersebut, dua lokomotif KA 4045 dilaporkan terguling dan tiga gerbongnya mengalami anjlokan. Sementara itu, satu lokomotif KA 4136 anjlok dan sebanyak 12 gerbongnya terguling.

BACA JUGA: Herman Deru Dorong Sumsel Jadi Pusat Pengembangan Teknologi Realiza

Empat Awak Kereta Mengalami Luka

Kasi Humas Polres OKU, AKP Feri Zulfian, membenarkan terjadinya kecelakaan yang melibatkan dua kereta pengangkut batu bara tersebut.

Menurutnya, empat awak kereta mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Mereka terdiri atas masinis dan asisten masinis dari masing-masing rangkaian KA 4045 dan KA 4136.

Awak KA 4045 diketahui bernama Cokro Waskito (37), selaku masinis, serta Ahmad Marjuki (23), yang bertugas sebagai asisten masinis.

Cokro mengalami memar pada bagian kepala, sedangkan Ahmad Marjuki mengalami luka robek di sisi kanan kepala.

Sementara itu, awak KA 4136 adalah Hendri Okta Riandi (35), selaku masinis, dan Arya Nur Dika (23), yang bertugas sebagai asisten masinis.

Keempat korban selanjutnya mendapatkan penanganan medis. Informasi awal menyebutkan para korban dibawa untuk memperoleh perawatan setelah mengalami luka akibat benturan.

Kapolres OKU, AKBP Helmy Tamaela, menyampaikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Meski demikian, insiden ini menyebabkan kerusakan pada sarana perkeretaapian dan mengganggu perjalanan kereta di lokasi kejadian.

BACA JUGA: Petani di Lubuklinggau Jadi Tersangka Karhutla, Lahan 1 Hektare Terbakar

Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki

Hingga Kamis, penyebab pasti kecelakaan antara KA 4045 dan KA 4136 masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi untuk mengetahui rangkaian peristiwa yang menyebabkan KA 4045 memasuki jalur yang sedang ditempati KA 4136.

Informasi awal mengenai kejadian tersebut diterima dari personel Koramil 403-02/Peninjauan, yakni Sertu Padri dan Serka Anas Bahtiar.

Di lokasi kejadian, sejumlah petugas melakukan penanganan terhadap rangkaian kereta yang terguling dan anjlok. Kerusakan juga terlihat pada bagian rel dan bantalan rel akibat benturan kedua kereta.

Jalur kereta api di lokasi tersebut ditutup sementara untuk mendukung proses evakuasi serta penanganan sarana yang mengalami kecelakaan.

Pihak KAI menyampaikan bahwa informasi lebih lanjut mengenai tiket dan operasional kereta yang melintasi Stasiun Talang Baru akan diumumkan kemudian. Penumpang diimbau mengikuti arahan petugas serta memperhatikan informasi resmi terkait perjalanan kereta api.

KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat insiden tersebut.

Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat mengungkap penyebab tabrakan, termasuk faktor yang menyebabkan kedua rangkaian kereta berada pada jalur yang sama.

BACA JUGA: Operasi Gabungan di Banyuasin, 18 Orang Diamankan dan 15 Jalani Rehabilitasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.