Atap Gudang Dibongkar, Kopi Keluarga Ikut Dicuri
Selain kasus sepeda motor, DR juga diduga mengambil kopi yang disimpan di gudang milik keluarganya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (24/6/2026) ketika ayah DR sedang pergi ke kebun di kawasan Tanjung Sanai.
Memanfaatkan situasi tersebut, DR diduga membongkar bagian atap gudang yang terbuat dari seng.
Untuk membuka atap, ia menggunakan besi guna melepaskan paku yang menahan seng. Setelah bagian atap terbuka, DR masuk ke dalam gudang dan mengambil sejumlah karung kopi.
Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat menjelaskan, kopi tersebut kemudian dijual di kawasan Talang Rejo dengan nilai sekitar Rp2,5 juta.
Uang dari hasil penjualan kopi kembali digunakan untuk bepergian ke Bogor. Setelah uang tersebut habis, DR kembali ke Lahat sebelum akhirnya pulang ke Lubuklinggau.
Polisi Sebut Uang Hasil Penjualan Juga Dipakai Beli Sabu
Dalam proses penyelidikan, polisi juga menemukan informasi mengenai penggunaan uang hasil kejahatan tersebut.
Menurut keterangan penyidik, sebagian uang yang diperoleh DR disebut digunakan untuk membeli narkotika jenis sabu.
Polisi masih melakukan pendalaman terkait informasi tersebut sebagai bagian dari proses penyidikan.
Pernah Menjalani Rehabilitasi
Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat menyebut DR sebelumnya diketahui memiliki riwayat perkara yang berkaitan dengan narkotika dan pernah menjalani rehabilitasi.
Setelah menjalani rehabilitasi, DR juga disebut pernah terlibat dalam kasus pencurian besi milik tetangganya.
Perkara tersebut sebelumnya diselesaikan secara damai. Namun, DR kembali melakukan tindakan melawan hukum, kali ini dengan mengambil barang milik keluarganya sendiri.
“Kasus pencurian tersebut akhirnya berakhir damai, tetapi tersangka kembali melakukan pencurian, bahkan di rumah sendiri,” jelas Erwinsyah.
Kini Ditahan untuk Proses Hukum
Setelah dilakukan penyelidikan dan pemeriksaan, DR kini telah diamankan untuk mempertanggungjawabkan dugaan perbuatannya.
Tersangka ditahan dan dititipkan di ruang tahanan Mapolres Lubuklinggau selama proses penyidikan berlangsung.
Polisi masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan penggelapan kendaraan, pencurian kopi, serta informasi terkait penggunaan uang hasil kejahatan.
Kasus tersebut sekaligus menjadi perhatian bagi keluarga agar persoalan yang melibatkan anggota keluarga dapat segera ditangani dengan tepat dan dilaporkan kepada pihak berwenang apabila telah mengarah pada tindak pidana.





