Masih Diverifikasi, Sekolah yang Terdampak Belum Dipastikan
Hingga kini, SPPG masih melakukan pendataan terkait sekolah yang menerima makanan bermasalah tersebut. Berdasarkan laporan awal, terdapat sekolah tingkat SD dan SMP yang menemukan cacing maupun ulat di dalam menu MBG.
Namun demikian, pihak SPPG belum dapat memastikan secara rinci sekolah mana saja yang terdampak karena proses verifikasi masih berlangsung.
Dua Desa Menolak Penyaluran MBG
Dampak dari temuan tersebut cukup signifikan. Dua desa di Kecamatan STL Ulu Terawas, yakni Desa Sukamana dan Desa Sukamerindu, memutuskan menolak sementara distribusi Program Makan Bergizi Gratis.
Pemerintah bersama pihak terkait kini tengah menelusuri kronologi lengkap kejadian, termasuk melakukan komunikasi dengan pihak sekolah, pemerintah desa, serta penyedia makanan untuk memastikan penyebab munculnya cacing dan ulat dalam menu MBG.





