Kasus Dugaan Pengeroyokan Siswi SMK di Lubuklinggau Dilaporkan ke Polisi

oleh -69 Dilihat
oleh
Kasus Dugaan Pengeroyokan Siswi SMK di Lubuklinggau Dilaporkan ke Polisi

Berawal dari Ajakan Bertemu Lewat WhatsApp

Ayah korban, Jon, menjelaskan bahwa sebelum kejadian anaknya sedang berada di rumah. Korban kemudian menerima pesan melalui aplikasi WhatsApp dari seseorang yang dikenalnya dan diminta datang ke lokasi.

Sesampainya di tempat yang telah ditentukan, korban disebut langsung mendapat tekanan dan dituduh mengajak salah seorang pelaku berkelahi. Namun, menurut keluarga, korban menolak tuduhan tersebut dan memilih menghindari konflik dengan berniat meninggalkan lokasi.

Saat hendak pulang menggunakan sepeda motor, korban diduga ditarik hingga terjatuh. Dalam kondisi itu, korban disebut langsung dikeroyok oleh sejumlah pelajar yang berada di lokasi.

Korban Alami Luka dan Trauma

Akibat dugaan pengeroyokan tersebut, korban mengalami sejumlah luka di bagian tubuh, di antaranya memar pada dada dan kepala. Korban juga disebut mengalami trauma akibat kejadian yang dialaminya.

Keluarga menyebut korban sempat dijambak, dipukul, dan ditendang hingga tidak mampu memberikan perlawanan karena jumlah pelaku yang jauh lebih banyak.

Korban juga telah menjalani pemeriksaan medis, termasuk rontgen pada bagian dada untuk memastikan kondisi kesehatannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.