Usai Dilaporkan SPBU Megang, Pemilik Akun Facebook Yenni Andini Minta Maaf dan Cabut Unggahan

oleh -156 Dilihat
oleh
Usai Dilaporkan SPBU Megang, Pemilik Akun Facebook Yenni Andini Minta Maaf dan Cabut Unggahan

Sebelumnya Dilaporkan Manajemen SPBU Megang

Sebelumnya, manajemen SPBU Megang melaporkan akun Facebook Yenni Andini kepada polisi.

Laporan tersebut dibuat karena unggahan akun tersebut dinilai mencemarkan nama baik serta merugikan citra SPBU Megang.

Dalam unggahannya, Yenni sebelumnya menuding adanya tindakan yang dianggap merugikan konsumen ketika melakukan pengisian BBM jenis Pertalite.

Unggahan tersebut kemudian mendapat perhatian masyarakat dan menjadi viral di media sosial.

Pihak SPBU membantah tudingan tersebut dan menyatakan memiliki bukti berupa rekaman kamera pengawas atau CCTV terkait kejadian yang sebenarnya.

SPBU Sebut Ada Kesalahan Saat Pengisian BBM

Kuasa hukum SPBU Megang, Adrian, menjelaskan bahwa persoalan bermula ketika pemilik akun Facebook tersebut melakukan pengisian BBM senilai Rp100 ribu.

Namun, menurut penjelasan pihak SPBU, kendaraan disebut sudah berjalan sebelum pengisian mencapai nominal yang dibayarkan.

Kondisi tersebut membuat petugas SPBU segera menarik nosel dari kendaraan.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah selang nosel tertarik dan terputus. Selain dapat menyebabkan BBM tercecer, kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan risiko keselamatan yang lebih besar.

Pihak SPBU kemudian membantah narasi yang sebelumnya beredar di media sosial mengenai uang kembalian.

Menurut Adrian, rekaman CCTV menunjukkan bahwa uang kembalian telah diberikan kepada pihak yang melakukan pengisian BBM.

“Kembaliannya dalam CCTV itu jelas sudah dikembalikan,” jelas Adrian saat memberikan keterangan sebelumnya.

Polisi Sebelumnya Terima Laporan

Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau AKP Kurniawan Azwar sebelumnya membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari manajemen SPBU Megang.

Polisi juga menyatakan akan memanggil pemilik akun untuk kepentingan proses penyelidikan.

“Iya laporan sudah kami terima, nanti pemilik akun akan kita panggil guna proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kurniawan.

Dengan munculnya video klarifikasi dan permintaan maaf dari Yenni, persoalan yang bermula dari unggahan media sosial tersebut kini memasuki perkembangan baru.

Yenni telah menyatakan mencabut unggahannya dan mengakui bahwa informasi yang disampaikan sebelumnya kurang lengkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.