Aksi Unik Mahasiswi UIN Al-Azhaar Lubuklinggau Kejar ACC hingga Resepsi Dosen

oleh -31 Dilihat
oleh
UIN Al-Azhaar Lubuklinggau

SILTV.COM – Perjuangan mendapatkan persetujuan proposal skripsi dilakukan dengan cara tak biasa oleh dua mahasiswi Universitas Islam Negeri (UIN) Al-Azhaar Lubuklinggau, Sumatera Selatan.

Alih-alih menunggu jadwal bimbingan berikutnya, kedua mahasiswi tersebut justru mendatangi dosen pembimbing di tengah acara resepsi pernikahan sang dosen.

Momen unik itu terekam dalam sebuah video yang kemudian beredar luas di media sosial. Unggahan dari akun Instagram @uinalazhaareksis tersebut memperlihatkan dosen pembimbing yang masih mengenakan pakaian pengantin adat menerima berkas proposal dari mahasiswinya.

Meski sedang berada di atas pelaminan dan tengah menjalani rangkaian acara pernikahan, sang dosen tetap menyempatkan waktu untuk memberikan tanda tangan persetujuan pada berkas yang dibawa mahasiswanya.

Video tersebut diberi keterangan, “Dimana pun Dosen ku kejar Demi ACC✍️.”

Aksi kedua mahasiswi itu sontak mengundang perhatian warganet. Video yang memperlihatkan perjuangan mereka telah ditonton sekitar 5,6 juta kali, dibagikan lebih dari 15 ribu kali di Instagram dan menuai berbagai komentar.

Salah satu warganet bahkan bergurau bahwa mahasiswa harus mencari momen tertentu agar proposalnya cepat mendapatkan tanda tangan dosen.

“Harus dlm keadaan seperti ini ya biar di acc klo santai mah suruh revisi mulu😂,” kata akun noor_aprilianti_handayani

“Mau ga mau di acc😂😂😂😂pinter banget mbaknya,” kata akun fluppy_win.

Kejar Deadline Proposal

Di balik aksi yang terlihat lucu tersebut, terdapat alasan serius yang membuat kedua mahasiswi itu rela mendatangi resepsi pernikahan dosen pembimbing mereka.

Mereka adalah Misyati Syarifah (21) dan Sri Wahyuni (21), mahasiswa Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam UIN Al-Azhaar Lubuklinggau.

Misyati mengungkapkan, proposal yang mereka ajukan saat itu belum mendapatkan persetujuan. Sementara itu, dosen pembimbing mereka memiliki kesibukan yang cukup padat sehingga keduanya kesulitan mencari waktu untuk bertemu.

Kebetulan, mereka memperoleh undangan untuk menghadiri resepsi pernikahan sang dosen pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kesempatan tersebut akhirnya dimanfaatkan untuk sekaligus meminta bimbingan dan tanda tangan.

“Ide awalnya karena proposal belum di-ACC dan dosen pembimbing kami ini sibuk banget, susah ditemui. Kebetulan kami sebagai mahasiswa dapat undangan dari beliau, jadi berniat sekalian bimbingan,” ujar Misyati.

Sempat Antre di Pelaminan

Upaya mendapatkan ACC ternyata harus melalui perjuangan tersendiri. Resepsi pernikahan tersebut dipadati para tamu yang juga ingin bersalaman dan berfoto bersama pengantin.

Misyati dan Sri pun harus menunggu kesempatan di antara tamu undangan untuk bisa naik ke pelaminan dan bertemu langsung dengan dosen pembimbing mereka, Erwin Rochmansyah, M.I.Kom.

Keduanya tetap berusaha mendekat meski harus bergantian dengan tamu lain.

“Walaupun berebut sama tamu lainnya untuk naik ke panggung ketemu dosen pembimbing, alhamdulillah akhirnya bisa,” ungkap Misyati.

Proposal Di-ACC di Tengah Resepsi

Momen tersebut kemudian menjadi semakin menarik ketika Erwin memberikan respons positif terhadap kedatangan mahasiswanya.

Sambil tetap mengenakan pakaian pengantin adat, Erwin menerima proposal yang dibawa kedua mahasiswi tersebut dan membubuhkan tanda tangan sebagai persetujuan.

Tidak berhenti sampai di situ, Erwin juga sempat menanyakan perkembangan tugas akhir kedua anak didiknya.

Setelah memberikan tanda tangan, kedua mahasiswi tersebut bahkan diajak menikmati hidangan yang tersedia di acara resepsi serta berfoto bersama sang dosen.

“Ending-nya beliau nanya ke kami proposal kami aman nggak, terus disuruh makan dan diajak foto bareng,” tutur Misyati.

Kisah tersebut pun menjadi viral karena memperlihatkan sisi unik perjuangan mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. Video yang awalnya hanya merekam momen bimbingan di tempat tak biasa itu kini telah ditonton 5,6 juta kali di Instagram.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi cerita menarik bagi warganet mengenai berbagai cara mahasiswa mengejar target penyelesaian skripsi, termasuk ketika kesempatan bertemu dosen datang di luar lingkungan kampus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.