BNPB Tambah 2 Helikopter Water Bombing, 8 Armada Siap Hadapi Karhutla Sumsel

oleh -50 Dilihat
oleh
BNPB Tambah Helikopter Pemadam, 10 Armada Udara Kini Siaga di Sumsel

SILTV.COM – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan kembali diperkuat dengan penambahan armada udara. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambah dua unit helikopter water bombing untuk membantu pemadaman kebakaran di sejumlah wilayah Sumsel.

Dengan adanya tambahan tersebut, total delapan helikopter water bombing direncanakan disiagakan untuk mendukung penanganan karhutla di Sumatera Selatan. Dari jumlah itu, tujuh unit telah siap digunakan, sedangkan satu helikopter lainnya masih menjalani proses verifikasi.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel, Sudirman, mengatakan penambahan armada tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran yang masih tinggi selama musim kemarau.

“Ya, ada tambahan dua helikopter WB lagi untuk Sumsel. Jadi ada tujuh helikopter WB di antaranya yang ready, satu lagi masih verifikasi,” ujar Sudirman, Rabu (23/9/2026).

Sudirman menjelaskan, setelah seluruh proses verifikasi selesai, helikopter tambahan tersebut akan dioperasikan untuk memperkuat pemadaman melalui jalur udara.

Selain delapan helikopter water bombing, penanganan karhutla di Sumsel juga didukung dua armada patroli udara. Dengan demikian, secara keseluruhan terdapat 10 armada udara yang dipersiapkan untuk mendukung operasi penanganan karhutla.

“Dengan tambahan itu, maka di Sumsel akan ada 10 unit untuk penanganan karhutla melalui jalur udara. Dua armada di antaranya untuk patroli udara dan delapan untuk water bombing,” katanya.

Armada water bombing nantinya digunakan untuk menjangkau titik kebakaran yang sulit diakses melalui jalur darat. Helikopter akan membawa air dan menjatuhkannya dari udara ke area yang terbakar untuk membantu mengendalikan kobaran api.

Sementara itu, helikopter patroli bertugas melakukan pemantauan dari udara, termasuk mendeteksi titik panas dan wilayah yang memiliki potensi terjadinya karhutla.

Penambahan armada udara tersebut dilakukan di tengah kondisi musim kemarau yang masih berlangsung di Sumatera Selatan. Kondisi cuaca kering membuat kewaspadaan terhadap munculnya titik api tetap ditingkatkan.

“Penambahan armada udara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat penanganan karhutla di Sumsel, khususnya dalam menghadapi potensi kebakaran yang membutuhkan penanganan melalui udara dan tidak terjangkau melalui satgas darat,” ungkap Sudirman.

Sebelumnya, BNPB juga telah menambah dua helikopter water bombing yang digunakan untuk mendukung pemadaman di sejumlah lokasi karhutla.

Dua armada tambahan tersebut masing-masing berjenis M18 MTV-1/RA-22279 dan VH-8HL/Sikorsky UH-60L. Keduanya telah menjalani proses verifikasi sebelum digunakan dalam operasi penanganan kebakaran.

Pada Kamis (17/9/2026), dua helikopter tersebut bahkan telah diterjunkan untuk membantu pemadaman karhutla di wilayah Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), dan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

“Kemarin kedua helikopter tersebut sudah melakukan pemadaman di wilayah OKI dan Muara Enim,” kata Sudirman.

Sudirman menambahkan, dukungan dari udara menjadi penting karena terdapat sejumlah lokasi kebakaran yang sulit dijangkau personel maupun kendaraan pemadam melalui jalur darat.

Di sisi lain, upaya pencegahan dan pemadaman tetap dilakukan secara terpadu melalui satgas darat dan udara. Pemantauan titik panas juga terus dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kebakaran baru.

Berdasarkan prakiraan BMKG, Sumatera Selatan diperkirakan mulai memasuki musim hujan pada akhir Oktober 2026. Namun, hujan diperkirakan belum langsung merata di seluruh wilayah dan baru lebih luas pada bulan berikutnya.

Karena itu, kewaspadaan terhadap karhutla masih akan ditingkatkan hingga terjadi pergantian musim secara menyeluruh.

Dengan penambahan dua helikopter tersebut, pemerintah berharap penanganan karhutla di Sumatera Selatan dapat dilakukan lebih cepat, terutama pada lokasi yang tidak mudah dijangkau melalui jalur darat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.