Dugaan Pengeroyokan Karyawan Minimarket di Lubuklinggau: Dipicu Cekcok Tiga Hari dengan Kepala Gudang

oleh -20 Dilihat
oleh
Dugaan Pengeroyokan Karyawan Minimarket di Lubuklinggau: Dipicu Cekcok Tiga Hari dengan Kepala Gudang

SILTV.COM – Sebuah rekaman video yang menampilkan dugaan aksi kekerasan antarpekerja minimarket di Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, mendadak viral di media sosial. Korban yang merupakan karyawan toko diduga menjadi sasaran penganiayaan secara bersama-sama oleh belasan rekannya sendiri.

Insiden tersebut berlangsung di pelataran parkir minimarket yang berlokasi di Kelurahan Bandung Ujung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, pada Rabu malam (5/8/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Perkelahian akhirnya mereda setelah warga setempat bersama adik korban turun tangan melerai.

Awal Mula Perselisihan dan Klarifikasi Kepolisian

Kanit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat, Aiptu Erwinsyah, mengonfirmasi bahwa pihak korban telah melayangkan laporan resmi. Berdasarkan keterangan awal, korban berinisial I melaporkan pimpinan bagian gudangnya yang berinisial R atas dugaan aksi pengeroyokan.

“Laporan sudah kami terima dan hari ini kami fokus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi guna mengumpulkan bukti serta memastikan kebenaran persitiwa tersebut,” ujar Erwinsyah, Kamis (6/8/2026).

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa pertikaian ini dipicu oleh perselisihan yang terjadi sejak tiga hari sebelum kejadian. Interaksi yang bermula dari gurauan berujung pada adu mulut dan saling tantang saat jam kerja berakhir.

“Mulanya hanya saling gurau, tetapi berkembang menjadi saling tantang. Puncaknya terjadi usai jam operasional toko malam itu,” jelasnya.

Penyelidikan Lanjutan Soal Jumlah Pelaku

Dalam berkas laporannya, korban mengaku dihantam dan ditendang oleh rombongan pelaku yang diperkirakan berjumlah hingga 10 orang, menyebabkan tubuhnya mengalami luka lebam. Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan masih mendalami fakta di lapangan untuk memastikan apakah insiden tersebut merupakan pengeroyokan massal atau duel satu lawan satu.

“Laporan yang masuk memang dugaan pengeroyokan. Namun, kami harus memverifikasi terlebih dahulu apakah ini murni pengeroyokan atau perkelahian tanding, mengingat rekan-rekan mereka banyak yang berada di lokasi saat kejadian,” pungkas Erwinsyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.