Herman Deru Bermalam di Lokasi Karhutla OKI, Pastikan Pemadaman Berjalan Maksimal

oleh -26 Dilihat
oleh
Herman Deru Menginap di Posko Karhutla OKI, Petugas Diminta Tetap Waspada. (Foto: Dok. Pemprov Sumsel)

SILTV.COM – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru memilih bermalam di posko penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Jungkal 2, Kecamatan Pampangan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (11/10/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan kebakaran berjalan maksimal di tengah banyaknya titik api dan kendala pemadaman akibat kabut asap tebal.

Dalam kunjungan tersebut, Herman Deru didampingi Bupati OKI Muchendi Mahzareki. Keduanya memantau perkembangan karhutla melalui Command Center Manggala Agni Kabupaten OKI sebelum melanjutkan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran.

Berdasarkan laporan petugas, sejumlah titik api masih membutuhkan penanganan intensif. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat upaya pemadaman, baik melalui operasi darat maupun dukungan dari udara.

Herman Deru mengatakan, pemantauan langsung di lapangan diperlukan agar pemerintah dapat mengetahui kondisi sebenarnya sekaligus menentukan langkah penanganan yang sesuai dengan situasi terkini.

Salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah kabut asap tebal yang mengurangi jarak pandang. Akibatnya, operasi helikopter untuk pemadaman menggunakan metode water bombing belum dapat dilaksanakan selama dua hari terakhir.

Menurut Herman Deru, arah angin yang bergerak dari wilayah OKI menuju Palembang juga menjadi perhatian dalam penanganan karhutla. Terlebih, kondisi jarak pandang turut memengaruhi mobilisasi helikopter yang berada di Lanud Palembang.

Di tengah hambatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terus mengupayakan berbagai langkah untuk mengendalikan kebakaran. Salah satunya melalui koordinasi pelaksanaan modifikasi cuaca yang dilakukan bersama pihak terkait di Pangkalpinang.

Upaya tersebut diharapkan dapat membantu mendukung penanggulangan karhutla, terutama di wilayah yang masih memiliki potensi kebakaran dan membutuhkan penanganan segera.

Selain mengoptimalkan dukungan teknologi dan operasi udara, pemerintah juga berencana menambah personel untuk memperkuat pemadaman di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat pengendalian api sekaligus mencegah kebakaran meluas ke kawasan lain.

Bermalam di Posko, Berdiskusi dengan Petugas dan Warga

Setelah meninjau Command Center Manggala Agni, Herman Deru bersama Muchendi menuju Posko Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Karhutla di Desa Jungkal 2.

Di lokasi tersebut, gubernur berdiskusi bersama bupati, masyarakat, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta sejumlah pejabat terkait. Pembahasan difokuskan pada strategi pemadaman dan langkah-langkah yang perlu diperkuat agar penanganan kebakaran berjalan lebih efektif.

Herman Deru juga menekankan pentingnya koordinasi antarpersonel serta penyampaian informasi titik api secara akurat dan sesuai kondisi aktual di lapangan.

Menurutnya, data yang tepat dan terkini menjadi dasar penting bagi petugas dalam menentukan prioritas penanganan, mengerahkan personel, serta menyesuaikan strategi pemadaman dengan perkembangan situasi.

Di sela-sela pertemuan, sejumlah petugas BPBD kembali ke posko setelah menyelesaikan tugas pemadaman. Herman Deru menyambut langsung kedatangan mereka sekaligus memberikan motivasi agar tetap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.

Ia juga mengingatkan agar para petugas tidak mengabaikan kesehatan dan keselamatan selama berjibaku memadamkan api, terutama di tengah kondisi lingkungan yang dipenuhi asap.

Keberadaan gubernur di posko diharapkan dapat memperkuat koordinasi sekaligus memastikan berbagai kendala yang dihadapi petugas memperoleh perhatian dari pemerintah.

Bantuan untuk Warga dan Petugas

Selain memantau perkembangan kebakaran, kunjungan tersebut juga mencakup rencana penyerahan bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak karhutla serta bantuan untuk petugas yang terlibat dalam operasi penanggulangan.

Pemerintah berharap penanganan terpadu yang melibatkan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, BPBD, Manggala Agni, dan unsur terkait lainnya dapat mempercepat pengendalian kebakaran di wilayah OKI.

Herman Deru menegaskan, keputusan untuk bermalam di posko merupakan bagian dari upaya melihat secara langsung situasi di lapangan sekaligus memastikan langkah penanganan berlangsung sesuai kebutuhan.

Dengan penguatan personel, koordinasi lintas instansi, serta optimalisasi berbagai metode pemadaman, pemerintah berupaya menekan penyebaran api dan mengurangi dampak kabut asap terhadap masyarakat.

Penanganan karhutla di OKI pun menjadi perhatian serius, mengingat kondisi cuaca, arah angin, dan keterbatasan operasi udara menuntut kesiapsiagaan serta kerja sama seluruh pihak agar kebakaran dapat segera dikendalikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.