SILTV.COM – Warga Desa SP-9, Kecamatan Nibung, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki di sekitar musala pada Kamis (1/10/2026) malam.
Bayi tersebut ditemukan sekitar pukul 19.00 WIB, setelah waktu salat Magrib. Saat ditemukan, bayi kemudian segera mendapat pertolongan dan untuk sementara dirawat oleh warga sekitar.
Peristiwa itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan untuk mengungkap identitas bayi serta pihak yang meninggalkannya.
Dalam pemeriksaan awal, terungkap dugaan bahwa bayi tersebut lahir dari hubungan sedarah antara seorang perempuan dengan ayah kandungnya.
Dua orang yang diduga berkaitan dengan kasus tersebut telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Keduanya masing-masing berinisial S dan DMS.
DMS disebut merupakan anak kandung S. Berdasarkan keterangan sementara, hubungan terlarang tersebut diduga berlangsung hingga menyebabkan DMS hamil dan melahirkan bayi yang kemudian ditemukan di sekitar musala.
Bayi tersebut diduga sengaja ditinggalkan karena adanya rasa malu atas kehamilan dan kelahiran bayi tersebut.
Dari informasi yang diperoleh, DMS diketahui merupakan seorang mahasiswi di salah satu perguruan tinggi agama Islam swasta di Kota Lubuklinggau.
Sementara itu, kedua orang yang diamankan masih menjalani pemeriksaan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Muratara. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami kronologi, motif, serta rangkaian peristiwa yang menyebabkan bayi tersebut ditinggalkan.
Kasus ini menjadi perhatian warga setelah bayi laki-laki tersebut ditemukan di sekitar musala sesaat setelah Magrib. Hingga kini, proses pendalaman masih berlangsung dan status hukum pihak-pihak yang diamankan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Seluruh informasi mengenai dugaan hubungan sedarah tersebut masih berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dan proses hukum tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.





