Tabrakan Dua Motor di Simpang Pelawe Musi Rawas, 2 Orang Meninggal

oleh -58 Dilihat
Mendahului Mobil Diduga Picu Tabrakan Maut di Musi Rawas

SILTV.COM – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Simpang Empat Desa Pelawe, Kecamatan BTS Ulu Cecar, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan, Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka berat.

Kapolres Musi Rawas AKBP Gokma Uliate Sitompul melalui Kapolsek BTS Ulu AKP Fauzan membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Menurutnya, personel telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

“Benar, anggota sudah ke tempat kejadian perkara (TKP),” ujar Fauzan saat dikonfirmasi pada Rabu malam.

Dua korban yang meninggal dunia diketahui bernama Gilang (23), warga Desa Ngestiboga I, Kecamatan Jayaloka, dan Desti (17), seorang pelajar yang tinggal di Desa Pelawe, Kecamatan BTS Ulu.

Sementara itu, dua korban lainnya, yakni Candra (30), warga Desa Ngestiboga I, serta Selsi (15), pelajar asal Desa Pelawe, mengalami luka berat. Keduanya telah dibawa ke rumah sakit untuk memperoleh perawatan medis.

Diduga Mendahului Mobil hingga Masuk Jalur Lawan

Berdasarkan informasi yang disampaikan pihak kepolisian, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Revo tanpa nomor polisi yang dikendarai Gilang, dengan membonceng Candra, melaju dari arah Sukakarya menuju BTS Ulu.

Saat tiba di Simpang Empat Desa Pelawe, pengendara Honda Revo tersebut diduga berusaha melewati sebuah mobil yang berada di depannya. Ketika melakukan manuver mendahului, sepeda motor itu bergerak ke sisi kanan hingga memasuki jalur kendaraan dari arah berlawanan.

Di waktu yang bersamaan, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Desti dengan membonceng Selsi melaju dari arah BTS Ulu menuju Sukakarya.

Kedua sepeda motor tersebut kemudian bertabrakan di lokasi kejadian. Benturan itu menyebabkan Gilang dan Desti meninggal dunia, sedangkan Candra dan Selsi mengalami luka berat.

“Akibatnya, kedua sepeda motor tersebut bertabrakan,” jelas Fauzan.

Pengendara Diimbau Lebih Berhati-hati

Peristiwa tersebut menarik perhatian masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Simpang Empat Desa Pelawe. Kecelakaan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa manuver mendahului kendaraan harus dilakukan dengan mempertimbangkan jarak pandang, kondisi jalan, serta situasi lalu lintas dari arah berlawanan.

Pengendara diharapkan tidak memaksakan diri untuk mendahului apabila kondisi jalan belum memungkinkan. Selain itu, menjaga kecepatan dan tetap berkonsentrasi selama berkendara menjadi hal penting untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Hingga berita ini disusun, keterangan mengenai kecelakaan tersebut masih mengacu pada informasi dari pihak kepolisian. Adapun mobil yang diduga hendak didahului oleh pengendara Honda Revo belum diketahui jenis maupun nomor polisinya.

Kecelakaan yang merenggut dua nyawa ini menjadi duka bagi keluarga korban sekaligus pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.