Polda Sumsel Raih Peringkat 3 Nasional, Gerakan Pangan Murah Capai 230 Persen

oleh -35 Dilihat
oleh
Capaian GPM dan Satkamling Polda Sumsel Masuk Peringkat 3 Nasional. (Foto: Dok. Polda Sumsel)

SILTV.COM – Polda Sumatera Selatan mendapat apresiasi dari Korps Pembinaan Masyarakat (Kakorbinmas) Baharkam Polri Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., atas sejumlah capaian program yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan keamanan lingkungan masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan Mardiyono saat melakukan kunjungan kerja ke Mapolda Sumsel, Senin (28/9/2026). Dalam kunjungan itu, ia sekaligus menyerahkan dua unit kendaraan operasional Binmas untuk mendukung pelaksanaan tugas personel di lapangan.

Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM). Penyaluran beras melalui program tersebut tercatat mencapai sekitar 230 persen dari target yang telah ditetapkan, yakni 2.705 ton.

Berdasarkan capaian realisasi penyaluran beras secara nasional, Polda Sumsel berada di posisi ketiga. Hasil tersebut dinilai menunjukkan keterlibatan jajaran kepolisian dalam mendukung program pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.

Mardiyono meminta capaian tersebut tidak berhenti sebagai angka keberhasilan semata. Menurutnya, program yang telah berjalan perlu dipertahankan sekaligus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas.

“Capaian yang baik bukanlah akhir, melainkan menjadi tanggung jawab kita untuk mempertahankan, meningkatkan dan bisa memberikan manfaat yang semakin nyata bagi masyarakat,” kata Mardiyono dalam keterangan tertulis, Senin (28/9/2026).

Selain program pangan, Kakorbinmas juga memberikan perhatian terhadap pengaktifan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Satkamling) di wilayah Sumatera Selatan.

Polda Sumsel tercatat telah mengaktifkan kembali 224 Satkamling dari target awal sebanyak 207 unit. Capaian tersebut disebut mencapai sekitar 108 persen berdasarkan target aktivasi, sekaligus menempatkan Polda Sumsel di peringkat ketiga nasional dalam persentase pengaktifan Satkamling pasif.

Aktivasi Satkamling diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Keberadaan pos keamanan lingkungan juga menjadi bagian dari upaya membangun kewaspadaan bersama terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Dalam bidang ketahanan pangan, Mardiyono turut mendorong percepatan program swasembada bawang putih di Sumatera Selatan.

Potensi pengembangan lahan yang telah dicanangkan mencapai 81 hektare. Namun, berdasarkan penyampaian dalam kegiatan tersebut, realisasi yang telah berjalan baru sekitar 9,6 hektare.

Karena itu, jajaran Polda Sumsel diminta terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap pelaksanaan program tersebut. Koordinasi dengan pemerintah daerah maupun pihak terkait juga dinilai diperlukan agar lahan yang disiapkan benar-benar dapat dimanfaatkan secara optimal.

Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menegaskan pihaknya bersama para Kapolres dan jajaran telah memiliki komitmen untuk merealisasikan pengembangan bawang putih seluas 81 hektare.

Menurut Sandi, target tersebut tidak cukup hanya menjadi deklarasi, tetapi harus diwujudkan melalui pekerjaan nyata di lapangan.

“Yang sudah dideklarasikan oleh Polda Sumatera Selatan adalah 81 hektare, sesuai dengan kesepakatan kita dengan para Kapolres dan jajaran untuk menyukseskan program Swasembada Bawang Putih,” ujar Sandi.

Ia menegaskan setiap pekerjaan harus memiliki hasil yang dapat diukur. Pelaksanaan kegiatan juga harus disertai dengan pelaporan dan pengawasan agar perkembangan program dapat diketahui secara jelas.

“Jadi kalau pekerjaan itu dilaksanakan, dilaporkan, bukan dirasakan,” tegasnya.

Sandi juga meminta jajaran melakukan konsolidasi tim, baik di tingkat Polda maupun satuan kewilayahan. Koordinasi tersebut diperlukan untuk memastikan setiap target yang telah ditetapkan dapat dikerjakan secara terarah.

Selain itu, pelaksanaan program akan terus dipantau dan dievaluasi secara berkala. Evaluasi mingguan dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan, mengetahui kendala di lapangan, sekaligus menentukan langkah perbaikan apabila terdapat target yang belum tercapai.

Sementara itu, dua kendaraan operasional Binmas yang diserahkan dalam kunjungan Kakorbinmas diharapkan dapat menunjang mobilitas personel dalam menjalankan pembinaan serta pelayanan kepada masyarakat.

Dukungan sarana tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelaksanaan tugas Binmas, terutama dalam menjangkau masyarakat dan mendukung berbagai kegiatan pembinaan di wilayah hukum Polda Sumsel.

Polda Sumsel pun terus mendorong sinergi antara kepolisian, masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai pihak terkait dalam menjalankan program pelayanan publik.

Mulai dari Gerakan Pangan Murah, pengaktifan Satkamling hingga pengembangan komoditas bawang putih, seluruh program diarahkan agar tidak hanya memenuhi target administrasi, tetapi benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.

Dengan pengawasan dan evaluasi secara berkelanjutan, jajaran Polda Sumsel diharapkan mampu mempertahankan capaian yang telah diraih sekaligus meningkatkan realisasi program di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.